alexametrics
Sabtu, 06 Jun 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Retak-Retak, Tribun Timur Stadion Krida Diguyur Rp 140 Juta

09 Mei 2019, 09: 57: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

AMBYAR: Pegawai Dindikpora Rembang mengecek bagian tribun timur Stadion Krida Rembang, Selasa (7/5) kemarin.

AMBYAR: Pegawai Dindikpora Rembang mengecek bagian tribun timur Stadion Krida Rembang, Selasa (7/5) kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Kondisi tribun barat Stadion Krida Rembang yang memprihatinkan akhirnya mendapat perhatian Dindikpora Rembang. Anggaran sekitar Rp 140 juta siap dikucurkan untuk memperbaiki tempat duduk penonton tersebut.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang Agung Ratih Kusumawardani mengungkapkan, saat ini prosesnya sudah dalam perencanaan bersama konsultan.

”Pengerjaannya mungkin setelah Lebaran. Karena bulan Juli kan mulai digunakan untuk Liga 3. Tapi tetap sesuai dengan aturan,” paparnya kemarin.

Berdasarkan pemantauan koran ini Selasa (7/5) kemarin, kondisi tribun timur memang sudah cukup parah. Selain banyak terdapat retakan di sepanjang tribun yang membujur dari utara ke selatan itu, bagian tersebut juga banyak ditumbuhi tumbuhan hijau. Sehingga sangat tidak nyaman untuk menonton pertandingan.

Ratih lebih lanjut menyatakan, anggaran yang terbatas memang membuatnya tak bisa serta merta melakukan perbaikan di banyak sisi. Hanya saja, dipastikan setiap tahun tetap akan diusahakan anggaran untuk perbaikan sisi-sisi yang dinilai darurat.

”Anggarannya kan terbatas, jadi bertahap,” tambah Ratih.

Pada tahun lalu, pihak Dindikpora Rembang memperbaiki atap tribun di sisi barat. Kemarin, sebenarnya sudah terdapat lubang lagi di bagian sudut atap tribun barat, meski tak terlalu parah. Namun demikian, fokus saat pada tahun ini ada di tribun timur yang retak-retak.

Sebagai informasi, lapangan Stadion Krida Rembang saat ini dalam kondisi sangat baik, bila dibanding saat kompetisi tahun lalu. Rumput yang telah dipotong dan ketinggian rumput yang rata membuat lapangan jauh lebih hijau, tidak kering seperti saat digelar laga PSIR pada tahun lalu.

(ks/ful/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia