alexametrics
Selasa, 26 Oct 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Gelar Pasar Murah, Bupati Sumarni: Bantu Ringankan Beban Warga

08 Mei 2019, 14: 37: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

PANTAU STAN: Bupati Grobogan Sri Sumarni memantau dan menanyakan harga di stand pasar murah di Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan kemarin.

PANTAU STAN: Bupati Grobogan Sri Sumarni memantau dan menanyakan harga di stand pasar murah di Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Pasar murah yang digelar selama bulan Ramadan 1440 H di 20 titik dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Grobogan bisa membantu meringankan beban masyarakat. Hal itu, karena ramadan dan idulfitri biasanya selalu diikuti adanya kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, pasar murah ini menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Mulai dari beras, gula, minyak, telur, sirup dan lain-lain. Meski tidak secara lengkap, namun yang dijual di masing-masing stand merupakan barang atau bahan yang sangat dibutuhkan.

”Harapannya kegiatan pasar murah ini bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang hari Lebaran tahun ini,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam acara pembukaan pasar murah di Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan kemarin.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Uji Kir Kendaraan Umum di Dishub Membeludak

Bupati menjelaskan, pasar murah yang diselenggarakan tahun ini dilaksanakan tidak seperti biasanya. Bedanya ada bingkisan gratis untuk masyarakat sebanyak 435 paket per lokasi/desa.

”Adapun paket bingkisan sesuai yang dilaporkan berisi 3 kilogram beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir,” ujarnya. 

Bupati menambahkan, sistem pembagian barang yang diberikan ke masyarakat dalam kegiatan pasar murah ini adalah dengan menggunakan kupon. Untuk penyampaian kupon kepada masyarakat pelaksananya dilakukan oleh Kepala Desa. Tujuannya agar bantuan yang diberikan benar–benar bisa mencapai sasaran yakni masyarakat yang kurang mampu.

”Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan selamat atas diperkenalkannya aplikasi pemasaran produk UMKM secara online hasil inovasi Pemkab Grobogan, yang diberi nama “Go UMKM Grobogan”, semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku ekonomi dan UMKM di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

Kabag Perekonomian Pradana Setiawan mengatakan, Pasar murah Pemerintah Kabupaten Grobogan tahun 2019, diselenggarakan di 20 lokasi yang berada di 19 Kecamatan, selama 12 hari. Yakni mulai 7 - 28 Mei 2019. Selain paket bingkisan yang disediakan oleh Pemkab, juga terdapat stand-stand yang disiapkan oleh SKPD, Organisasi-organisasi dan UMKM di Kabupaten Grobogan. Pemkab memberikan bingkisan sembako gratis berisikan 3 kg beras, 2 liter minyak goreng dan  1 kg gula pasir.

”Setiap Desa mendapatkan 435 paket yang tersebar sebanyak 20 lokasi, jumlah total 8.700 bingkisan,” tandasnya.

Selain itu, ada bantuan dari PKK Kabupaten memberikan bingkisan sebanyak 35 paket untuk 20 lokasi, jumlah total 700 bingkisan. Ditambah stand lainnya menjual kebutuhan masyarakat dengan harga murah dilaksanakan oleh OPD, Instansi, Organisasi dan UMKM di Kabupaten Grobogan.

”Selama di pasar murah juga ada layanan pengobatan gratis. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Disperindag, Diskop UKM, Disnakan, DKPD, Dinkes, DP3AKB, Dispermasdes, PD. BPR BKK Purwodadi, Banak Jateng, Organisasi profesi dan kemasyarakatan (PKK, Dharma Wanita),” tambah dia.

(ks/mun/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya