Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Ini Nama-nama Caleg Pendatang Baru Peraih Suara Tertinggi DPRD Jepara

07 Mei 2019, 14: 41: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

Ini Nama-nama Caleg Pendatang Baru Peraih Suara Tertinggi DPRD Jepara

JEPARA Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Jepara telah selesai. Dari hasi penghitungan tersebut, didapati hasil perolehan suara calon legislatif (caleg) yang bertarung merebutkan 50 kursi dewan di Jepara. Hasilnya, empat caleg peraih suara perorangan tertinggi dihuni pendatang baru. Dua di antaranya pimpinan parpol dan berada di daerah pemilihan (dapil) yang sama.

Peraih suara terbanyak didapat Hadi Patenak, caleg Partai Nasdem Dapil Jepara 3 (Kembang, Donorojo, Keling). Perolehan suaranya mencapai 10.716. Disusul M Latifun, caleg Partai Demokrat dengan raihan 10.413 suara. Di posisi ketiga dengan raihan suara 9.720 ditempati Nuruddin Amin dari caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

M Latifun dan Nuruddin Amin merupakan sama-sama pimpinan parpol di Kota Ukir. Juga ada di dapil yang sama. Dapil Jepara 2 (Mlonggo, Bangsri, Pakisaji).

Sedangkan peraih suara tertinggi keempat adalah Haizul Ma’arif. Raihannya 9.444 suara. Dia merupakan caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil Jepara 5 (Mayong, Nalumsari, Welahan).

Keempat caleg ini mengalahkan perolehan suara anggota dewan petahana yang kembali ikut bertarung di pileg tahun ini. Petahana yang masih memperoleh suara tinggi di antaranya, caleg Partai Nasdem Dapil 1 (Jepara, Tahunan, Kedung, Karimunjawa), Pratikno. Dengan perolehan 9.058 suara. Disusul caleg PPP dapil 3, Imam Zusdi Ghozali dengan 8.703 suara. Lalu, caleg Partai Gerindra Dapil 3 Purwanto dengan 8.328 suara. Ketiganya merupakan unsur pimpinan dewan periode 2014-2019.

Menanggapi perolehan suara tertinggi yang diisi pendatang baru ini, Ketua Partai Demokrat Jepara M. Latifun mengatakan, masyarakat butuh sosok baru untuk mewakili mereka di kursi dewan. Meskipun sebagian dewan yang lama juga meraih suara yang cukup tinggi. ”Empat caleg baru secara perorangan meraih suara tertinggi. Ada harapan baru dari masyarakat Jepara yang menginginkan perubahan,” katanya.

Dengan hasil tersebut, menurutnya suara dari masyarakat ini adalah amanah besar. Ada beberapa aspirasi dari masyarakat yang harus dibawa di forum legislatif. Juga sebagai bentuk pengawasan kepada pemerintah. Yakni komitmen mempertahankan kerajinan ukir di tengah serbuan industrialisasi. Begitu juga dengan perhatian pemerintah terkait pendidikan keagamaan nonformal.

“Madrasah, TPQ, dan lembaga keagamaan memiliki peran pembentukan karakter masyarkat Jepara. Tapi, selama ini belum terlihat perhatian nyata dan signifikan dari pemerintah. Itu beberapa hal yang kami perjuangkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Jepara KH. Nuruddin Amin mengungkapkan, raihan suara tinggi ini menjadi tanggung jawab moral mengemban amanah rakyat. Perjuangan mewakili suara rakyat dari bawah untuk dibawa ke dalam bentuk produk hukum di legislatif.

”Peraih suara tertinggi perorangan dari pendatang baru menandakan masyarakat juga menginginkan wakil rakyat yang baru. Penyegaran di dewan dengan hadirnya pendatang baru ini, juga untuk membawa aspirasi masyarakat yang selama ini belum bisa tersampaikan,” tuturnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia