Kamis, 27 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Tak Lunasi Pembayaran Haji, Puluhan CJH Tahap Pertama Gagal Berangkat

07 Mei 2019, 12: 35: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTRE: Beberapa warga Pati mendaftar haji di kantor Kemenag Pati kemarin.

ANTRE: Beberapa warga Pati mendaftar haji di kantor Kemenag Pati kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Pelunasan biaya calon jamaah haji (CJH) Pati tahap pertama berakhir. Setelah waktu pelunasan biaya pelunasan ibadah haji (BPIH) berakhir, ada 70 CJH yang tak melunasinya sehingga tak berangkat haji 2019 ini. Sementara itu pelunasan biaya haji tahap kedua hingga 10 Mei nanti.

Kepala Kankemenag Pati Imron melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Hamid menuturkan, pada pelunasan BPIH tahap pertama ada 1.109 CJH. Sementara itu yang belum melakukan pelunasan ada 70 orang. Mereka tak melunasi karena berbagai alasan seperti sakit, mundur karena menunggu keluarga, masih kuliah, meninggal, dan berbagai alasan lainnya.

Kuota CJH yang tidak melunasi itu dikembalikan ke Kemenag Jateng karena yang mengatur kuota dari provinsi. Kuota dari semua daerah di Jateng yang dikembalikan ke kanwil lalu dibagi lagi ke semua daerah untuk pelunasan tahap kedua. Untuk Pati mendapatkan kuota pelunasan tahap kedua sebanyak 43 orang.

“43 CJH itu diprioritaskan untuk lansia dan penggabungan mahram. Selain itu ada penambahan untuk 10 tim pemandu haji daerah (TPHD). Pelunasan BPIH tahap kedua diberikan waktu hingga 10 Mei ini. Kami berharap CJH yang diberikan kesempatan melunasi tahap kedua ini bisa melunasi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Hamid menambahkan, sembari menunggu pelunasan BPIH. Pemberangkatan CJH Pati yang akan dimulai 7 Juli mendatang sudah memasuki beberapa tahapan. Seperti pemeriksaan kesehatan haji, penyelesaian paspor, foto biometric visa, vaksin meningitis dan influenza, orientasi bimbingan manasik haji dan lainnya. Bahkan perlengkapan koper dan tas juga juga sudah ada di kemenag Pati dan siap untuk didistribusikan ke jamaah.

Terkait penambahan kuota dari pemerintah pusat. Kanwil Jateng mendapatkan alokasi tambahan 381 CJH. Terdiri dari 191 CJH sesuai nomor urut porsi dan 190 untuk lansia serta pendamping. Akan tetapi alokasi kuota tambahan itu hingga saat ini belum dibagikan ke daerah. “Kemungkinan pekan depan juknisnya baru turutn dan bisa dimanfaatkan,” terangnya.

(ks/him/put/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia