Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Stok Kosong, Bawang Putih di Pasar Tembus Rp 80 Ribu Per Kg

06 Mei 2019, 12: 03: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

STOK TERBATAS: Pedagang besar bawang putih di Pasar Bitingan Kudus resah jenis kating kosong, terpaksa jual jenis sincau dari Taiwan, namun tak laku di pasaran.

STOK TERBATAS: Pedagang besar bawang putih di Pasar Bitingan Kudus resah jenis kating kosong, terpaksa jual jenis sincau dari Taiwan, namun tak laku di pasaran. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS Harga bawang putih jenis kating semakin melambung tinggi. Harga normal bawang impor yang biasanya sekitar Rp 20 ribu per kilogram, akhir-akhir ini melonjak menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Hasil pantauan Dinas Perdagangan Kudus disejumlah pedagang besar bawang putih di Pasar Bitingan, stok kosong khusus jenis kating. Hal ini disampaikan kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan Promosi dan Perlindungan Konsumen Imam Prayetno, kalaupun ada bawang putih jenis sincau dari Taiwan.

”Tapi, dipasaran tidak ada yang membeli, karena yang dicari jenis kating yang saat ini mengalami kekosongan barang. Sehingga, tak heran kalau di pedagang ecer harganya tembus Rp 80 ribu per kilogram,” ungkapnya. 

Imam menambahkan, impor bawang putih saat ini belum sampai ke Kudus. Namun, dalam waktu dekat impor bawang putih kating akan dilakukan, sehingga stok bawang putih diharapkan bisa pulih. 

Salah satu pedagang besar bawang putih di Pasar Bitingan Karsono, mengaku sudah satu minggu tidak mendapatkan pasokan bawang putih khususnya jenis kating dari distributor. Akibatnya, stok kosong. Permintaan bakul yang menjadi langganannya terpaksa tidak bisa dipenuhi. ”Semua bakul mintanya bawang putih kating, jadi kami tidak bisa menjual, karena tidak ada pasokan,” ungkapnya.

Menurutnya, bawang putih jenis lain, yaitu jenis sincau sebenarnya masih ada. Hanya, ia tidak mau membeli dari distributor karena bawang putih ini tidak diminati pembeli. Sementara itu, pedagang lainnya Nuri, mengaku, sudah tidak mendapatkan pasokan bawang putih kating sekitar lima hari.  

Untuk mengisi dagangannya, ia menjual bawang putih sincau. Saat tersedia, bawang putih kating dijual dengan harga Rp 80 ribu per kilogram. Adapun bawang putih sincau dijual Rp 45 ribu per kilogram. ”Sampai sekarang, bawang putih sincau belum ada yang minat. Padahal yang kating sedang kosong,” ungkapnya.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia