Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Gugah Semangat Belajar, PBG Kudus Adakan Pelatihan Guru

04 Mei 2019, 01: 57: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

PEKAN PENDIDIKAN: Peserta pelatihan PBG dari kelas campuran serius menggarap tugas yang diperintahkan mentor di dalam kelas, Rabu (1/5) kemarin.

PEKAN PENDIDIKAN: Peserta pelatihan PBG dari kelas campuran serius menggarap tugas yang diperintahkan mentor di dalam kelas, Rabu (1/5) kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pusat Belajar Guru (PBG) mengadakan pelatihan guru dari mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan ini, dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa (30/4) hingga Jumat (3/5).

Kegiatan ini, dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus mendorong guru-guru untuk update ilmu. Acara pelatihan guru dibuka Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah (Jateng) Wilayah III Sunoto. Dia mengatakan, guru harus belajar seperti pelatihan ini. Ini harus ditumbuhkan di Jateng.

”Kudus mempelopori. Supaya guru mau ikut pelatihan harus ada pengawas serta kepala sekolah yang memberikan suport. Minimal ikut pelatihan sesuai bidang,” jelasnya.

SEMANGAT: PBG Kabupaten Kudus menggelar kegiatan pelatihan untuk guru semua jenjang dalam rangka menyambut Hardiknas, Rabu (1/5) kemarin.

SEMANGAT: PBG Kabupaten Kudus menggelar kegiatan pelatihan untuk guru semua jenjang dalam rangka menyambut Hardiknas, Rabu (1/5) kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Diupayakan guru mau belajar, baik ilmu teknologi, sains, dan lainnya. Sunoto juga menuturkan, mengadakan pelatihan tidak harus menunggu punya gedung yang bagus. Bisa memakai sekolah-sekolah.

”Tapi kami tetap memacu supaya bisa memiliki gedung pelatihan sendiri. Jangan dijadikan alasan untuk tidak mengadakan pelatihan karena tidak ada gedungnya. Sementara memakai fasilitas pemerintah daerah yang tidak terpakai juga bisa,” tegasnya.

Dia menambahkan, memacu pelatihan harus digerakkan mulai dari pengawas dan kepala sekolah. Belajar memang tidak mudah, tapi tidak boleh berhenti.

”Saya saja masih belajar. Tujuannya mengembangkan diri dan peningkatan kualitas mutu pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola PGB Imam Santoso mengatakan, dalam pelatihan ini diikuti 150 guru. Terbanyak merupakan guru SD.

Para peserta ini, memakai ruang kelas. Terdapat tiga ruang. Masing-masing, kelas guru PAUD, kelas guru SD, dan kelas guru campuran (guru SMP dan SMA).

”Harapannya, para guru ini setelah mengikuti pelatihan akan lebih berkualitas dan bermutu dalam memberikan pembelajaran ke anak didik di sekolah,” harapnya.

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia