Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Kalahkah Persebi 3-2, Persiku Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

03 Mei 2019, 08: 58: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM KALAH: Pemain Persiku Kudus berjibaku mempertahankan bola dari kejaran pemain Persebi Boyolali dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Wergu Wetan kemarin.

BELUM KALAH: Pemain Persiku Kudus berjibaku mempertahankan bola dari kejaran pemain Persebi Boyolali dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Wergu Wetan kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Hampir saja Persiku Kudus menelan hasil imbang di kandang sendiri. Tusukan Kapten Persiku Ahmad Farid “Ambon” yang berbuah gol ketiga menentukan tiga poin bagi Laskar Macan Muria. Hasil itu, memperpanjang rekor tak terkalahkan Persiku selama delapan laga uji coba.

Di awal babak pertama anak asuh Subangkit memang serius bermain menyerang. Itu terlihat dari serangan yang dibangun dari sisi sayap dan tengah yang mulai bergerak cepat untuk melakukan serangan ke lini pertahanan Persebi Boyolali. Permainan dari kaki ke kaki diperlihatkan Ahmad Farid dan kawan-kawan.

Duel-duel sengit juga terjadi di pertengahan babak pertama. Bahkan, penggawa Persiku Kudus Albi harus ditandu keluar usai berbenturan dengan pilar Persebi Boyolali. M Irman masuk menggantikannya.

Saling serang menjadi bumbu pertandingan kemarin. Kedua kubu saling ngotot untuk mencetak gol. Dua tim memiliki gaya bermain berbeda kemarin. Persiku bermain terbuka dan menyerang lewat umpan satu dua. Sementara Persebi mengandalkan serangan balik dengan target man Gatot Wahyudi. Dan sesekali melakukan tendangan jarak jauh untuk memecah kebuntuan.

Di menit 26 Persiku mendapat peluang lewat Boby. Pemain Persiku punggung 13 itu melakukan tusukan dari kiri hingga akhirnya harus ditahan pemain belakang Persebi. Wasit Suhari menunjuk titik putih. Ambon -sapaan Ahmad Farid- berhasil mengeksekusi dan membawa Persiku unggul 1-0.

Persiku kembali melakukan penetrasi. Hasilnya di menit 39, bomber Persiku Afrisal berhasil melakukan keeping dua kali dan mengelabuhi kiper Persebi.Afrisal kemudian menceploskan gol. Skor 2-0 untuk keunggulan skuad Macan Muria hingga paruh pertama usai.

Di menit-menit awal babak kedua, Persiku harus kebobolan dua gol. Gol dari Persebi itu dicetak oleh Riki Junian di menit ke-47 dan Elgen di menit ke-49. Dua gol cepat itu menyamakan kedudukan 2-2. Imbang, kedua tim bermain terbuka.

Di Menit 75, Ambon mendapat bola liar di depan gawang Persebi dan langsung melakukan sepakan berbuah gol. Kapten Persiku itu membawa Persiku unggul sementara 3-2. Skor ini menjadi penutup laga di Stadion Wergu Wetan kemarin.

Dengan hasil ini Persiku Kudus masih memegang rekor tak terkalahkan dari delapan laga uji coba yang telah dijalani. Pelatih Persiku Subangkit mengapresiasi kinerja anak asuhnya. ”Anak-anak sudah main bagus dan memahami instruksi saya. Hanya, dua gol di awal babak kedua dalam waktu empat menit akan menjadi bahan evaluasi,” terangnya.

Pelatih Persebi Boyolali Ahmad Sukisno puas dengan performa anak asuhnya. Meski harus menelan kekalahan dari tuan rumah. ”Anak-anak sudah bermain bagus. Terbukti di babak pertama kami main kurang bagus. Di babak kedua kami mampu menghasilkan dua gol dalam waktu empat menit,” tandasnya.

Di laga itu pula jajaran Persiku dari manajemen, pelatih, ofisial, pemain dan suporter mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya fisioterapis Persebi Boyolali Sugiarto. Dia yang meninggal saat sedang memberikan perawatan kepada penggawa Persebi. ”Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya fisioterapis Persebi,” ujar Manajer Persiku M Bismark. (vga)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia