alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Tawarkan Investor, Aset Matahari Department Store akan Dihapus

Tunggu Keputusan Dewan

01 Mei 2019, 11: 40: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

TERBAKAR: Bangunan Kudus Plaza akan segera dihapuskan dari daftar aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kudus.

TERBAKAR: Bangunan Kudus Plaza akan segera dihapuskan dari daftar aset yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

JATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera menghapuskan aset bangunan Kudus Plaza. Rencana penghapusan aset ini untuk memudahkan penawaran kepada investor. Namun rencana penghapusan ini belum bisa dilakukan, karena masih menunggu keputusan DPRD Kudus.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono. Penghapusan aset bangunan Kudus Plaza dilakukan menyusul kebakaran yang menghabiskan sebagian besar bangunan yang menjadi pusat perbelanjaan modern tertua di Kudus itu.

”Sesuai aturan, penghapusan aset dengan nilai aset yang besar memang harus atas persetujuan DPRD Kudus melalui rapat paripurna,” kata Eko.

Nilai bangunan yang bersebelahan dengan pasar Bitingan itu ditaksir mencapai Rp 22,65 miliar. Karena nilainya yang besar, maka penghapusannya pun harus ada persetujuan dari dewan. Saat ini, pihaknya tengah berknsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri.

”Kami masih konsultasi apakah penghapusan aset bangunan yang terbakar itu harus melalui paripurna atau bisa langsung dirobohkan dengan terlebih dahulu menilai asetnya dengan jasa Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” tuturnya.

Eko mengatakan, Pemkab Kudus tak ingin terbebani terkait biayanya perobohan bangunan seluas 14.734 meter persegi itu. Maka, pihaknya akan melakukan lelang melalui pihak ketiga. Saat ini pihaknya besi-besi yang ada di dalam bangunan sedang ditaksir nilainya oleh tim penilai publik.

Diketahui sebelumnya, Pemkab Kudus sudah menerima pembayaran klaim asuransi dari Perusahaan Asuransi Umum Bumiputera Muda (BUMIDA) sebesar Rp 6,058 miliar. Bangunan pusat perbelanjaan yang mulai difungsikan pada 1991 itu diasuransikan dengan nilai tanggungan sebesar Rp 9 miliar. Setiap tahunnya, pemkab membayar premi sebesar Rp 124,77 juta.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil sempat menawarkan kepada investor untuk membangun kembali pusat perbelanjaan modern di lokasi tersebut. Ketika nanti ada investor yang berminat, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru. Serta bisa ada lagi tempat perbelanjaan yang lokasinya memang berada di pusat kota.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya