Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

17 Mobil Batik Kudus Resmi Dilaunching Bupati, Begini Penampakannya

24 April 2019, 13: 33: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

UNIK: Mobil batik Kudus yang menjadi melewati Alun-alun Simpang 7 Kudus setelah di-launching oleh Bupati Kudus M Tamzil di Pendapa Kabupaten Kudus (22/4) lalu.

UNIK: Mobil batik Kudus yang menjadi melewati Alun-alun Simpang 7 Kudus setelah di-launching oleh Bupati Kudus M Tamzil di Pendapa Kabupaten Kudus (22/4) lalu. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Bupati Kudus M Tamzil gencar melakukan promosi batik Kudus. Salah satunya dengan me-launching 17 mobil batik milik kepala bagian (kabag) dan camat pada Senin (22/4) lalu. Maka usai launching, mobil batik itu diarak melewati jalan utama kabupaten. Selain mengenalkan ke masyarakat, juga menandai telah diresmikannya mobil batik Kudus.

Didampingi mobil Dinas Perhubungan, 17 mobil dinas itu akhirnya melakukan arak-arakan. Dimulai dari depan pendapa usai diberangkatkan Bupati Kudus M Tamzil. Kemudian melewati Simpang Tujuh, Jalan A Yani, lalu Jalan Ramelan, dan kembali lagi ke Pendapa Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, promosi batik ini dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui motif-motif batik Kudus. Ada kapal kandas, parijoto, dan beberapa motif lainnya. Setelah mengetahui, orang nomor 1 di Kabupaten Kudus ini, berharap warga Kudus mulai mengenakan batik Kudus.

LAUNCHING: Bupati Kudus M Tamzil memberikan penjelasan saat launching mobil batik Kudus.

LAUNCHING: Bupati Kudus M Tamzil memberikan penjelasan saat launching mobil batik Kudus. (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Untuk memulainya, Tamzil mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengenakan batik Kudus dua kali sepekan. Ini sebagai upaya melestarikan batik Kudus. ”Kami harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat. Biar batik Kudus terus lestari, maka kami yang memulainya terlebih dahulu,” tuturnya.

Terkait mobil dinas baru itu, dia memang memberi kejutan kepada kepala bagian dan camat dengan mobil baru. Tujuannya, agar mereka bekerja lebih giat dan disiplin. Selain itu, juga bisa menunjang kebutuhan kerja. ”Mobil baru, desain baru, dan semangat baru. Semoga kinerja mereka semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Plt Bagian Umum Bambang Widyanarko mengaku senang mendapat fasilitas mobil baru ini. Apalagi dihias dengan motif klasik merak katleya. Selain unik, modifikasi ini beda dengan daerah lain. Dengan begitu keberadaan mobil ini mudah diketahui dari modivikasi batik Kudus. Juga mempromosikan batik Kudus. ”Saya pilih motifnya sendiri. Kok sepertinya cocok. Semoga masyarakat tahu motif batik Kudus,” ungkapnya.

(ks/mal/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia