Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Buat Nyaman para Siswa

24 April 2019, 11: 45: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

Alfiyatun Najah

Alfiyatun Najah (DOK PRIBADI)

Share this      

SIANG itu suasana Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jepara agak lengang. Sepertinya para siswa-siswi sudah pulang, jika melihat waktu itu sudah siang. Murid-murid yang tersisa di halaman sekolah itu, tampak asyik bercakap berdiri sambil menggendong tas ransel yang cerah dan warna-warni. Secerah ekspresi tawa mereka.

Ada yang bercakap seperti orang-orang biasa. Ada juga yang main kode-kode khusus dengan jemari lentik mereka. Gerakan-gerakan itu seperti bisa berbicara. Karena siswa lainnya juga memberikan kode-kode yang hampir sama.

Para guru di sekolah ini juga ramah-ramah. Menjadi guru SLB sepertinya perlu perhatian ekstra kepada murid-murid. Jika melihat siswa-siswi SLB yang memang merupakan anak berkebutuhan khusus. Tentunya harus memberikan cara yang khusus pula kepada peserta didik.

Hal ini juga dialami Alfiatun Najah, salah satu guru SLBN 1 Jepara. Dia awalnya tak pernah kepikiran sebelumnya jika ia akan menjadi guru SLB. Di awal karirnya, ia juga memperlukan penyesuaian khusus dalam berinteraksi dengan anak didiknya.

”Tidak pernah terpikirkan akan menjadi guru di SLB. Entah apa yang mendorong saya, ternyata sekarang malah menjadi guru SLB,” katanya.

Bahkan, dia pun tidak pernah mengikuti pelatihan-pelatihan dalam menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus. Hanya berbekal observasi prilaku rekan-rekan sejawatnya dalam menghadapi siswa SLB. ”Sedikit demi sedikit saya bisa memahaminya (siswa-siswi SLB),” ujarnya.

Pendekatan khusus pun dilakukan perempuan kelahiran Jepara, 15 Desember 1995 ini. Metode pendekatan dengan membuat siswa nyaman menjadi cara yang ampuh. Tujuannya, agar anak-anak didiknya bisa nyaman jika berhadapan dengan guru senitari di SLB ini.

”Pendekatan yang saya lakukan bisa membuat mereka nyaman. Juga mengenal saya lebih jauh. Semuanya mengalir begitu saja,” kata guru yang hobi menari ini.

Sebagai guru seni tari, Alfi bakal selalu giat dalam menggali potensi anak didiknya. ”Hal ini merupakan tantangan ke depan dalam mengajar siswa SLB,” imbuhnya. (vah)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia