Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Bikin Heboh! Kreasi Busana Daur Ulang Peringati Hari Bumi

23 April 2019, 14: 37: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

DARI BARANG BEKAS: Salah satu peserta Semen Gresik Recycle Fashion Carnival beraksi di panggung, kemarin.

DARI BARANG BEKAS: Salah satu peserta Semen Gresik Recycle Fashion Carnival beraksi di panggung, kemarin. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA - Hari Bumi yang jatuh tiap tanggal 22 April diperingati Semen Gresik dengan cara yang kreatif. Diadakan di Pantai Nyamplung Desa, Tritunggal Kecamatan Kota, Semen Gresik menggelar agenda bertajuk Festival Jaga Bumi. 

Ada empat agenda sekaligus dalam acara ini.  Mulai dari Bersih-bersih Pantai Nyamplung, Aksi Tanam Ribuan Pohon, Lomba Mewarnai “Satu Anak Satu Pohon”, dan Semen Gresik Recycle Fashion Carnival. 

Ratusan pelajar mulai dari anak TK hingga mahasiswa, kalangan anak muda IMMR serta berbagai elemen lain antusias ikut meramaikan aksi peduli lingkungan ini.  Diharapkan agenda inj mampu mengangkat potensi wisata bahari di Kota Garam. 

(SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Direktur Operasional PT Semen Gresik Joko Sulistyanto mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kelestarian bumi sesuai aturan yang berlaku. Terkait hal itu, pihaknya juga selalu membuka pintu dialog dan komunikasi dengan berbagai elemen. 

Meski tergolong "warga baru" di Rembang namun Semen Gresik sudah dan terus menerapkan konsep industri hijau dan pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan maupun pengembangan perusahaan. 

"Kegiatan Festival Jaga Bumi ini merupakan salah satu upaya kita untuk menumbuhkan kesadaran dan sekaligus berkontribusi nyata dalam gerakan peduli lingkungan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa kita ajak agar mereka juga lebih mencintai bumi ini," kata dia kemarin.

Sesi Semen Gresik Recycle Fashion Carnival termasuk salah satu yang menarik perhatian. Berbagai gaun unik dan menarik yang merupakan hasil kreativitas pelajar SMP dan SMA/Sederajat di Kabupaten Rembang ditampilkan dalam ajang itu. Beragam busana itu dirangkai dari sampah plastik aneka jenis. 

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya yang diwakili Asisten Setda Rembang Noor Effendi mengungkapkan, melalui peringatan Hari Bumi, pihaknya mengajak masyarakat luas untuk melakukan hal yang bermanfaat untuk perbaikan lingkungan.

"Menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga bumi, dan melindungi alam tempat kita tinggal," ungkap dia.

(ks/ful/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia