Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Tak Netral di Pemilu, Bawaslu Periksa Saksi Pelanggaran Netralitas ASN

23 April 2019, 14: 28: 43 WIB | editor : Ali Mustofa

Totok Suparyanto, Ketua Bawaslu Rembang

Totok Suparyanto, Ketua Bawaslu Rembang (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

KOTA – Bawaslu Rembang telah memeriksa sejumlah saksi terkait adanya pelanggaran netralitas oknum ASN di Kota Garam. Selanjutnya, oknum terlapor akan menyusul dimintai keterangan. Pengambilan tersebut, setelah Bawaslu setempat mengantongi bukti adanya pelanggaran netralitas ASN.

”Netralitas ASN kami sudah undang dua saksi. Hari Senin ditambah satu saksi dari BKD Rembang yang kita terima,” ungkap Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (22/4).

Totok menyebutkan, saksi yang dimintai keterangan yakni pegawai BKD. Adapun materi pemeriksaan terkait wawasan yang amenyangkut netralitas. Soal apakah tindakan oknum ASN tersebut terbukti. Menurut akan dibahas dengan Gakkumdu.”Kalau pidana pemilu tidak masuk. Tetapi lebih mengarah soal netralitas ASN, kalau terbukti produknya rekomendasi KASN. supaya KASN yang menentukan hukumannya,” terangnya.

Selain netralitas ASN, Bawaslu sudah menyelesaikan dugaan pelanggaran kampanye di masjid dan STTP (surat tanda terima pemberitahuan). Surat teguran sudah keluar. Karena tidak terdaftar pelaksana kampanye resmi. Jadi sudah dilayangkan dan terima.

Lalu di wilayah Sumber ada laporan pencopotan bendera. Bendera salah satu parpol dilepas pendukungnya sendiri sebelum masa tenang. Setelah itu dilaporkan di Panwascam Sumber, walaupun si pelapor akhirnya mencabut.

”Untuk proses masih jalan. Persoalan pelanggaran tidak diteruskan Bawaslu Rembang tidak mengetahui. Karena tidak mau diklasifikasi dan sebagainya,” katanya.

Terakhir soal kampanye tanpa STTP yang ditangani di Pancur. Kajian awal mengarah dari sisi administrasi tanpa disertai STTP. Karena yang melaksanakan bukan dari pelaksana kampanye resmi.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia