Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Sempat Alami Gangguan Server, UNBK SMP di Jepara Berjalan Lancar

22 Sekolah Gelar UNKP

23 April 2019, 11: 13: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

Sempat Alami Gangguan Server, UNBK SMP di Jepara Berjalan Lancar

KOTA – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk SMP sederajat berlangsung lancar mulai kemarin. Meski ada beberapa sekolah yang masih menginduk di sekolah lain, namun tak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono kemarin. Dia mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama lancar. ”Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) lancar. Sempat ada laporan dari MTs Salafiyah server error, tapi langsung teratasi karena langsung kontak ke provinsi dan langsung lancar,” katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan UNBK kemarin, Dinas Pendidikan juga melakukan monitoring ke sekolah-sekolah. Pelaksanaan ujian SMP/MTs baik UNBK maupun ujian nasional kertas dan pensil (UNKP) dilaksanakan serentak. Hanya, untuk waktu pengerjaan UNKP dimulai pukul 10.00. ”Untuk hari dan tanggalnya sama,” tuturnya.

Agus menjelaskan, untuk tahun ini total ada 195 SMP dan MTs di Kabupaten Jepara yang melaksanakan ujian. Dari jumlah tersebut, 86 di antaranya merupakan SMP dan sisanya merupakan MTs. ”Total peserta seluruhnya mencapai 18.079 siswa," paparnya.

Agus melanjutkan, tahun ini jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK semakin bertambah. ”Ada tambahan enam sekolah yang tahun ini mulai melaksanakan UNBK. Enam sekolah tersebut, SMPN 2 Karimunjawa, SMP BOPKRI 4 Kelet, SMP Nurul Aman Keling, SMP Muhammadiyah 1 Mlonggo, SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan, dan SMP Ma’arif Tegalsambi,” tuturnya.

Dari jumlah enam sekolah tersebut, empat di antaranya berhasil melaksanakan UNBK secara mandiri di sekolah masing-masing. Sementara dua di antaranya terpaksa bergabung dengan sekolah lain lantaran belum mampu melaksanakan UNBK mandiri.

Dua sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK mandiri itu, SMP BOPKRI 4 Kelet dan SMP Nurul Aman Keling. Jumlah peserta ujian dari masing-masing sekolah tersebut hanya tujuh anak. ”Pelaksanaan UNBK-nya meminjam tempat di SMK Wikrama 1 Jepara,” katanya.

Dengan bertambahnya enam sekolah baru tersebut, saat ini semua SMP Negeri di Kabupaten Jepara telah melaksanakan UNBK. ”Sementara untuk sekolah swasta, tersisa 22 sekolah yang masih melaksanakan UNKP,” jelasnya.

Sekolah yang masih melaksanakan UNKP tersebut, merupakan sekolah-sekolah kecil. Mayoritas ada di wilayah sub rayon utara. ”Ada 22 sekolah yang belum UNBK. Kami menargetkan pada 2020 mendatang bisa melaksanakan UNBK semua,” imbuhnya.

(ks/emy/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia