Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

PJU Tenaga Surya 90 Persen Mati, Ini yang Dilakukan Dishub

20 April 2019, 15: 44: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

PERBAIKAN: Petugas Dinas Perhubungan memperbaiki lampu penerangan jalan umum menggunakan kendaraan sky lift belum lama ini.

PERBAIKAN: Petugas Dinas Perhubungan memperbaiki lampu penerangan jalan umum menggunakan kendaraan sky lift belum lama ini. (M. KHOIRUL ANWAR RADAR KUDUS)

KOTA – Penerangan jalan umum di beberapa ruas jalan mengalami gangguan diperbaiki petugas Dinas Perhubungan Jepara sepekan terakhir. Namun PJU yang diperbaiki hanya penerangan yang gunakan sambungan jaringan listrik. Sedangkan penerangan tenaga surya belum mendapat sentuhan perbaikan. Dari 345 lampu tenaga surya, 230 di antaranya mati.

Petugas Dishub  gunakan kendaraan truk yang dimodifikasi menjadi skylift ketika perbaiki PJU. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di Jalan Jepara- Kudus, kendaraan digunakan memperbaiki beberapa PJU yang tersambung  jaringan listrik. Satu petugas berjaga di bagian operator sklylift. Satu petugas lainnya bertugas memperbaiki PJU. Ada pula satu petugas yang berjaga di bagian setir truk.

Kepala Dinas Perhubungan, Deni Hendarko melalui Kabid Lalu Lintas Darat Sholeh Sudarsono  menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terdapat kerusakan PJU di beberapa titik. Salah satunya di sekitar Pasar Mayong. Sehingga saat malam hari penerangan tidak maksimal.

“Petugas segera kami kirim untuk memperbaiki. Setelah itu tim menyisir PJU di bawah kewenangan kami sekaligus perawatan dan pengecekan,” imbuhnya.

Selain di Mayong, titik rawan PJU yang rusak juga ada di sepanjang jalan Bangsri – Keling. Belasan lampu sudah diperbaiki. Namun di beberap titik yang terdapat PJU tenaga surya mengalami kerusakan pula. Namun petugas Dishub belum bisa melakukan perbaikan.

“PJU yang menggunakan tenaga surya jika rusak harus ada penggantian instrumen penerangan. Seperti baterai atau panel suryanya. Kendalanya, selama ini perawatan yang bisa dilakukan untuk yang tersambung dengan listrik,” paparnya.

Seperti diketahui, data Dinas Perhubungan, sebagian besar kondisi penerangan jalan umum tenaga surya di Jepara dalam kondisi rusak. Dari 345 lampu, 230 di antaranya dalam kondisi rusak. Sedangkan sisanya, 124 lampu masih dalam keadaan baik. Artinya 65 persen PJU PLTS di Jepara dalam kondisi rusak. Tahun kemarin juga ada tambahan bantuan sebanyak 375 lampu PJU PLTS.

Sedangkan PJU yang menggunakan jaringan listrik di jepara sebanyak 7.243 lampu. Dari jumlah tersebut, 4.345 diantaranya  dalam kondisi baik. Sedangkan lampu yang kurang baik 2.173 lampu dan 725 lampu dalam keadaan rusak.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia