Jumat, 24 May 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Caleg Petahana Pati Optimistis Pertahankan Kursi

Gerindra 23 Persen, PDIP 18 Persen

20 April 2019, 13: 30: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

Caleg Petahana Pati Optimistis Pertahankan Kursi

KOTA – Penghitungan suara pemilihan umum legislatif belum sepenuhnya rampung. Dari internal masing-masing partai juga belum memiliki data. Hanya saja perolehan kursi sudah hampir pasti. Meskipun sifatnya masih sekadar prediksi.

Seperti di daerah pemilihan (dapil) Pati 1, Golkar dan PDI Perjuangan sudah optimis atas perolehan kursinya di dapil yang meliputi Kecamatan Kota, Gembong, Tlogowungu, dan juga Margorejo tersebut.

”Untuk dapil 1 satu kursi insyaallah sudah aman. Satunya lagi kami maih melihat perkembangannya,” kata Endah Sri Wahyuningsih, caleg dari Partai Golkar yang juga menjadi anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati ini.

Hal yang sama juga diungkapkan Noto Subiyanto, Ketua PAC Kota PDI Perjuangan. Dirinya sudah optimis di dapil 1 dua kursi sudah berhasil diamankan. ”Dua kursi sudah aman. Saya dan Siti Aisiyah,” kata Noto Subianto. Untuk perolehan suara, Noto mengaku sudah mengantongi 7500 suara.

PDI Perjuangan juga percaya diri dengan hasil pileg di dapil 3 yang meliputi Juwana, Batangan, Trangkil, dan Wedarijaksa. Dua kursi yang ditargetkan sebelumnya diklaim telah aman.

”Di dapil 3 targetnya dua kursi. Dua sudah aman. Saya sendiri, dan juga Kokok. Tapi ini sifatnya belum resmi. Yang resmi nanti menunggu hitungan dari KPU,” kata Jamari, caleg dari PDI Perjuangan yang saat ini juga sudah menjadi anggota di Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Untuk perolehan suara, kata Jamari, pihaknya belum bisa memberikan angka pasti. Hingga saat ini semua data perolehan masih tahap penghitungan.

Di dapil 3, PKB optimis bisa mengamankan satu kursi. Hal itu diungkapkan Haryono, caleg PKB yang juga menjadi anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati. ”Belum ada suara yang terkumpul sepenuhnya. Di dapil 3 ini kalau satu kursi bisa. Kalau dua belum tentu. Di dapil 3 antara saya dan Musalam,” terangnya.

Sementara itu, untuk penghitungan di masing-masing kecamatan baru ada beberapa yang memulai. Seperti di Kecamatan Tlogowungu misalnya. Itupun baru selesai penghitungan untuk pilpres. Beberapa PPK mengaku melakukan rekapitulasi suara tingkat kecamatan pada Senin (22/4). Hal itu dikarenakan belum terkumpulnya data C1 dari semua desa.

Real count yang dilakukan KPU sejak Kamis (18/4) lalu juga baru berhasil menginput di bawah 1 persen salinan C1 di luar kotak. Dari pantauan pukul 15.37, real count yang dilakukan KPU Kabupaten Pati baru menginput beberapa data suara dari dapil Pati 1 dan 5. Dari data sementara itu Gerindra mendapat suara tertinggi dengan perolehan 23,31 persen suara. Sedangkan di bawahnya PDI Perjuangan dengan perolehan 18,07 persen suara.

Sementara itu Muntamah caleg dari PKB di Dapil IV Pati mengaku partai tersebut sudah jelas mendapatkan dua kursi. Bahkan dirinya telah menghimpun data dari para kader di setiap TPS meraup 9 ribu lebih suara di dapilnya. Ia tak menyangka mendapatkan suara sebanyak itu. Sebab, ia memilih keluar dari Partai Nasdem dan baru bergabung dengan PKB menjelang pendaftaran di KPU.

“Alhamdulillah kekuatan emak-emak. Kalau di PKB ini sesuai dengan basis komunitas saya aktif di Muslimat. Untuk data tersebut informasi dari kader karena saya bukan pimpinan partai. Saya hanya berusaha melengkapi partai supaya bisa mendapatkan dua kursi,” tuturnya.

(ks/aua/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia