Rabu, 22 May 2019
radarkudus
icon featured
Politik
Hasil Pileg Para Bintang di Dapil Jateng 2

Mbak Rerie Melenggang, Harijanto Arbi Tumbang

19 April 2019, 11: 22: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

Lestari Moerdijat; Tamara Geraldine; Dina Lorenza Audria; Harijanto Arbi

Lestari Moerdijat; Tamara Geraldine; Dina Lorenza Audria; Harijanto Arbi (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS - Di daerah pilihan (dapil) Jateng 2 diwarnai caleg DPR RI yang datang dari entertainment, olahragawan, dan sosok berpengaruh. Meliputi Harijanto Arbi, Tamara Geraldine, Dina Lorenza Audria, dan Lestari Moerdijat. Bagaiman nasib mereka?

Harijanto Arbi dipastikan tak bisa menduduki kursi parlemen. Berdasarkan keterangan dari tim sukses (timses) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), berapapun suara yang diperoleh mantan pebulu tangkis legendaris ini, tetap tak akan lolos ke Senayan. Sebab, PSI secara nasional tak lolos 4 persen parliamentary threshold (PT).

Timses PSI Kudus Merie Qiki mengatakan, secara nasional PSI hanya mendapatkan dua persen. Maka, semua caleg DPR RI meski dapat ratusan ribu suara atau berapapun suaranya, tidak akan ada yang lolos di berbagai tingkatan. ”Kami hanya bisa mengatakan terima kasih banyak kepada semua orang dan pihak-pihak yang sudah mendukung Harijanto Arbi. Satu suara mereka sangat berarti. Namun memang kami harus tunduk kepada aturan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, banyak yang mempertanyakan kenapa tidak bisa lolos, padahal peluangnya besar juga. Namun itulah aturan. Kebanyakan pendukung juga memang tidak mengetahui aturan baru terkait ketentuan 4 persen itu.

Terkait berapa jumlah pasti suara yang diperoleh Harijanto Arbi, pihaknya masih menunggu rekapitulasi di tingkat kecamatan. Menurut jadwal akan dilaksanakan hari ini (19/4) dan Sabtu (20/4). ”Jadi belum tahu berapa dapatnya. Tapi, berapapun perolehan suara Harijanto Arbi, kami masih bisa bangga mengatakan bahwa kami melakukan proses pemilu tanpa politik uang. Sesuatu yang juga menjadi ”lawan” berat kami dalam berdemokrasi,” ungkapnya.

Sedangkan Tamara Geraldine, hingga kemarin tim pemenangan caleg DPR RI PDI P ini, belum bisa berkata banyak terkait hasil perolehan suara. Sebab, tim pemenangan caleg PDI P Dapil Jateng 2 nomor urut 5 itu, mengaku belum menerima rekap data perhitungan dari tim lapangan.

Hal ini disampaikan Julie Sinuhaji, manajer kampanye Tamara Gelardine. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus kemarin, ia mengaku masih belum mengetahui hasil perolehan caleg yang juga sorang artis itu. ” Kami belum ada laporan resmi,” katanya singkat.

Hal ini juga dibenarkan Ketua DPC Pro-Jokowi Kabupaten Kudus Achmad. Hingga sore kemarin, laporan suara untuk caleg DPR RI dari PDI P belum diterima. Sehingga ia pun belum bisa memberikan keterangan panjang.

Dikatakan, apapun hasilnya nanti, Tamara Geraldine akan tetap menerima hasil yang didapatkan. Caleg yang juga memiliki target untuk bertemu 500 orang setiap hari pada masa kampanye itu, memang memiliki misi untuk terpilih. Namun, misi Tamara yang paling utama menyukseskan terpilihnya pasangan Jokowi-Amin sebagai presiden periode 2019-2024.

Hingga saat ini, pihaknya tetap optimistis Tamara bisa menang. Namun, ketika nanti memang hasilnya tak sesuai harapan pun akan diterima dengan lapang dada.

Optimistis juga diusung kubu caleg DPR RI Dina Lorenza Audria. Bahkan, pemeran sosok Bulan di sinetron Gerhana ini, diklaim berada di atas angin oleh beberapa timses dan anggota Partai Demokrat atas beberapa rivalnya di partai yang sama. Selain menyandang sosok publik figur, secara hitung-hitungan kasar, Dina diklaim berada di urutan teratas antarsesama rival di Demokrat.

Ketua DPC Demokrat Edy Kurniawan memaparkan, Dina Lorenza meraih 150.000 suara di Kudus. Meski begitu, jumlah itu belum bisa dikatakan hasil akhir. Sebab, perolehan suara itu masih dihitung. ”Kalau hitungan kasar di Kudus Dina dapat 150.000 suara, tapi itu belum fix. Kalau Jepara dan Demak belum tahu. Satu-satu lah,” terangnya.

Terkait perolehan suara di Jepara dan Demak untuk Dina Lorenza belum diketahui. Sebab, tim dan anggota partai masih fokus mencari hitungan suara di Kudus. Namun, perolehan suara di Kudus sudah dapat dibilang banyak. Edy optimistis Dina dapat lolos dan duduk di kursi DPR RI.

Terpisah, Sekjen DPC Demokrat Kudus Mardijanto mengaku belum mengetahui perolehan suara. Sebab, dirinya dan tim masih mencari data perhitungan suara. ”Belum tahu soalnya masih dihitung. Tapi optimistis lolos,” ujarnya. Sebelumnya Mardijanto mengungkapkan potensi lumbung suara terbanyak bagi Dina Lorenza ada di Jepara.

Sedangkan sosok berpengaruh Lestari Moerdijat, hasil rekap internal penghitungan sementara oleh tim pemenangan caleg nomor urut 1 Partai Nasdem ini, belum selesai. Namun tim sudah klaim Lestari Moerdijat lolos ke Senayan. Suara yang diperoleh di wilayah Kudus mencapai 60 ribu.

Salah satu tim pemenangan, Iwan menjelaskan, pihaknya masih melakukan rekap dari tiga daerah. Dengan melihat perhitungan sementara, pihaknya sudah berani memastikan lolos ke Senayan. Suara di Jepara dan Demak belum masuk secara keseluruhan. ”Penghitungan kami lakukan di Demak. Lewat sistem yang kami gunakan sudah menghitung peluangnya,” katanya.

Dari hasil rekap sementara, ia mengaku caleg yang akrab disapa Mbak Rerie ini, menempati urutan perolehan suara terbanyak kedua di Demak. Sedangkan di daerah pemilihan Jepara, Kudus, dan Demak secara keseluruhan masuk tiga besar caleg dengan perolehan suara terbanyak. Namun, pihaknya enggan merinci jumlah suara yang didapat. ”Yang pasti di Kudus 60 ribu lebih. Kami masih menunggu rekap seluruh TPS. Belum bisa menyampaikan berapa angka pastinya,” tuturnya.

Perolehan suara tersebut, menurutnya berkat program yang ditawarkan Mbak Rerie selama dua tahun terkahir. Sebelum pelaksanaan pemilu dia sudah aktif kegiatan sosial di masyarakat. ”Jauh sebelum pemilu beliau sudah dikenal masyarakat. Bahkan, kedekatan itu sudah muncul sebelum belaau berniat nyaleg,” katanya.

Berbagai kegiatan yang diinisiasi Mbak Rerie di antaranya pengobatan gratis, pelatihan keterampilan perempuan, penyediaan ambulans gratis, penanaman pohon, hingga deteksi dini kanker. ”Keterpilihan Mbak Rerie dikarenakan masyarakat sudah cerdas, mana caleg yang benar-benar mengerti aspirasi mereka. Selama ini akses kesehatan butuh sentuhan tambahan. Begitu juga dengan pemberdayaan perempuan,” tandasnya. (vga)

(ks/san/daf/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia