Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Gema Kartini Bakal Dimeriahkan Tari Orek-Orek 500 Siswi

18 April 2019, 12: 13: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

BERLATIH: Puluhan penari akan turut memeriahkan peringatan hari RA Kartini. Mereka rencananya akan menari orek-orek dan tari kolosal bersama 500 penari.

BERLATIH: Puluhan penari akan turut memeriahkan peringatan hari RA Kartini. Mereka rencananya akan menari orek-orek dan tari kolosal bersama 500 penari. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA –  Tari orek-orek khas Rembang yang diikuti 500 siswi bakal turut memerihkan peringatan Hari RA Kartini di Kota Garam. Sesuai jadwal tari akan dibawakan sebelum kirab pataka bendera panji-panji kata mutiara RA Kartini akan menempuh jarak sekitar 22 km mulai Museum RA Kartini hingga makan Kartini, Bulu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dwi Purwanto menyampaikan persiapan telah dilaksanakan mulai Kamis (18/4) dengan agenda gladi bersih. Mereka diantarnya, pasukan pembawa kirab, 40 putri domas siswa SMA Kartini dan keluarga besar Permadani.

”Untuk tanggal 18 April gladi bersih kirab. Tanggal 19 April malam ada prosesi mengeluarkan Pataka dari dalam museum di tengah pendopo,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (17/4).

Nantinya prosesi kirab akan diisi cokekan, mocopat dan lain-lain. Setelah itu Pataka siap untuk di kirab tanggal 20 April malam hari. “Kegiatan ini terintegrasi kegiatan fam trip, selain akan dihadiri 20  wisatawan mancananegara,” ujarnya.

Sesuai rencana pihaknya akan didukung Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah. Terutama, terkait kunjungan wisatawan ke lokasi destinasi wisata. Antara lain, ada di Lasem, TRP Kartini dan prosesi kirab pataka.”Untuk Rembang ada Fam Trip sendiri. Kita hadirkan 50 buyer yang didominasi dari wilayah Jawa Timur,” terangnya.

Pihaknya berharap gema Kartini dipastikan beda. Seiring inovasi yang sebelumnya di usung launching aplikasi berbasis android. Kini ditindaklanjuti action-nya. Selain itu, masih banyak kegiatan yang bakal diusung hingga akhir April.

” Ada tari kolosal, untuk mengangkat tari khas Rembang yakni orek-orek yang melibatkan 500 siswi,” paparnya.

Selain itu, ada lomba lukis dan mewarnai. Hal ini diperuntukan anak-anak TK. Tentu dengan tema yang diusung Kartini. Dengan target peserta mencapai 1.000 peserta. “Ini untuk menyemarakkan rangkaian gema Kartini,” ujarnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia