Minggu, 19 May 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Jelang Ramadan, Satlantas Evaluasi Titik Rawan dan Petakan Blackspot

16 April 2019, 15: 13: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

MONITORING: Unit Dikyasa Sat Lantas melakukan penanganan blackspot di wilayah hukum Polres Grobogan.

MONITORING: Unit Dikyasa Sat Lantas melakukan penanganan blackspot di wilayah hukum Polres Grobogan. (ISTIMEWA)

PURWODADI – Mendekati Ramadan, Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Grobogan mulai melakukan pemetaan dan evaluasi titik rawan laka. Lantaran di Kabupaten Grobogan ini terdapat sejumlah jalan yang merupakan daerah rawan laka tersebut.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP I Putu Krisna Purnama melalui Kanit Dikyasa Iptu Umbarwati mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk bisa mengurangi angka kecelakaan. Terutama mengetahui blackspot, black site dan black area. Setelah itu pihkanya akan menambah sejumlah rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

Sebelum melakukan peninjauan lokasi, guna mengetahui penyebab dan langkah tindak lanjut. Dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai instansi terkait untuk memetakan sejumlah titik.

Sedikitnya ada loma titik yang menjadi daerah lawan laka. Diantaranya di sepanjang jalan Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Kemudian di sepanjang jalan Kecamatan Gabus, dan pom bensin Sukorejo Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

”Rata-rata lokasinya memiliki jalan lurus halus dengan bahu jalan rendah. Juga kurangnya penerangan pada malam hari. Selain itu, belum adanya marka jalan dan lampu penerangan,” imbuhnya.

Setelah meninjau lokasi, ke depan usaha yang dilakukan untuk menghilangkan black spot akan dilakukan instansi terkait tersebut. ”Ke depan akan memperketat razia. Terlebih pelajar yang masih mendominasi angka kecelakaan. Sehingga akan memperketat dalam pemeriksaan kendaraan. Kemudian meminta sekolah-sekolah menyediakan bus sekolah,” paparnya.

Sedangkan dari Dishub diminta menyediakan perlengkapan keselamatan jalan di sejumlah titik tersebut. Seperti lampu peringatan, rambu-rambu lalu lintas, serta marka jalan. ”Harapannya saat Ramadan nanti, angka laka bisa turun. Sehingga masyarakat menikmati mudik dengan lancar,” pungkasnya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia