alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Dua Kecamatan di Rembang Ini Masuk Daerah Rawan Gesekan Pemilu

16 April 2019, 14: 40: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

DISIAGAKAN: Petugas Linmas, Polri/TNI disiagakan untuk pengamanan TPS dalam pemilu 17 April 2019.

DISIAGAKAN: Petugas Linmas, Polri/TNI disiagakan untuk pengamanan TPS dalam pemilu 17 April 2019. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Apel pasukan pengamanan TPS digelar di halaman Polres Rembang, Senin (15/4). Total ada 2.171 TPS yang bakal diamankan dengan pemetaan dua kecamatan masuk daerah rawan, yakni Sarang dan Lasem.

Dari unsur pemerintah siapkan 6.000 lebih Linmas. Tiap-tiap TPS ada dua personel, desa tiga personel sedangkan tiap kecamatan ada enam personel. Nantinya mereka bakal membantu keamanan dari Polri.

”Koordinasi antara Linmas, Polri dan TNI harus di intensifkan. Sehingga kalau ada persoalan dapat segera terselesaikan,” dorongan Bupati Abdul Hafidz usai mengikuti apel pergeseran pasukan.

Disinggung soal kendala Bupati beberkan saat ini belum ada. Pelaksanaan pesta demokrasi juga belum dilakukan. Namun yang pasti soal logistik sudah clear. Jadi secara prinsip tinggal pelaksanaan dua hari ke depan atau tepatnya 17 April.

Demikian antisipasi tetap dilakukan. Barangkali ada kemungkinan-kemungkinan yang dipersoalkan dari pihak-pihak tertentu. Nantinya petugas yang harus tampil, untuk menjawab secara tegas tanpa condong di salah satu partai politik.

”Kuncinya hanya disitu. Kalau petugas clear, tidak memihak salah satu Parpol ataupun Capres tidak akan ada kendala,” ujarnya.

Bupati menyatakan masyarakat sudah sadar, terbiasa dan tidak mempersoalkan. Namun arus dari luar yang kerap mengganggu. Kalau semua personel saling bersinergi, optimistis tidak ada persoalan dalam pelaksanaan.

Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso menyampaikan pendistribusian logistik sejak hari Minggu dan Senin kemarin masih berlangsung. Bahkan, sudah ada di Panitia Pemungutan Suara (PPS), namun masih juga ada di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

”Petugas Polsek kami libatkan. Pak Kapolsek bertanggung jawab dari PPK ke PPS. Kemudian H-1 melengkapi logistik kotak suara TPS kami lakukan pantuan bersama petugas yang sudah ada,” terangnya.

Khusus personel Polres Rembang ada 550 personel. Atau setara 85 persen kekuatan. Sisanya digunakan patrol skala besar. Sekaligus pasukan pemukul, bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan dibantu TNI. “Kami Dibantu BKO 25 dari Brimob dan 25 Polda,” katanya.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Andi Budi Sulistyanto menyampaikan dalam Pileg dan Pilpres Kodim 0720/Rembang siapkan 261 orang. 161 orang langsung aktion di lapangan, 100 orang stan by di Kodim. “Atas permintaan Polres kami siap bergerak kapan pun di butuhkan,” ujarnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP