Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Rusak dan Tertutup Akar, DPUR Rehab Trotoar di Jalan MT Haryono

13 April 2019, 14: 23: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

BERAKAR: Trotoar di sepanjang jalan MT Haryono dipenuhi akar akan dilakukan perbaikan tahun ini.

BERAKAR: Trotoar di sepanjang jalan MT Haryono dipenuhi akar akan dilakukan perbaikan tahun ini. (INTAN M  SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan tahun ini kembali melakukan penataan kota dengan memperbaiki beberapa titik trotoar. Salah satunya di Jalan MT Haryono. Trotoar di sepanjang jalan tersebut rusak dan dipenuhi akar pohon.

Kabid Pembangunan Peningakatan Jalan dan Jembatan DPUPR Grobogan Erry Subagyo mengatakan, di sepanjang Jalan MT Haryono banyak pepohonan hingga membentuk banyak akar. Adanya akar itu tentu akan mengganggu perbaikan trotoar.

”Sepanjang jalan tersebut memang cukup rindang. Sebelum diperbaiki, cabang pohon akan dipangkas. Kemudian sebagian akar akan dibuang karena mengganggu pengerjaan,” jelasnya.

Selain di MT Haryono dengan anggaran senilai Rp 2 miliar, perbaikan trotoar juga dilakukan di sepanjang Jalan R Suprapto senilai Rp 5 miliar dan Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Makmur alun-alun Rp 400 juta dan Jalan Gatot Subroto Rp 500 juta.

Perbaikan trotoar di Jalan R Suprapto merupakan lanjutan pengerjaan di tahun lalu. Tahun lalu pengerjaan sampai perempatan traffic light Diskominfo. Rencananya, tahun ini melanjutkan sampai traffic light RS Panti Rahayu (Yakkum).

”Tapi khusus di depan RS Yakkum kemungkinan belum bisa diperbaiki. Mengingat di RS tersebut sedang ada pembangunan sehingga jalan masuk masih untuk lalu lalang kendaraan proyek. Kami masih koordinasi dengan RS tersebut,” paparnya.

Saat ini telah memasuki persiapan penandatanganan kontrak DED, serta memasuki SPK atau pencanangan teknis.

”Ketiga titik itu memasuki proses perencanaan teknis. Rencananya bulan ini sudah bisa dilelangkan. Karena target pekerjaan rampung sekitar November nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk desain akan berbeda di setiap titiknya. Meski begitu tak jauh berbeda dari sebelumnya (Red, sepanjang Jalan R Suprapto) yang telah dibangun tahun lalu.

”Kami masih meminta masukan ke beberapa tokoh. Mungkin menggunakan paving decoratif. Jika penataan sebelumnya sudah tersedia bangku-bangku di setiap sudut. Tahap kali ini belum bisa, namun tergantung ketersediaan anggaran,” paparnya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia