Minggu, 25 Aug 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Pansus I DPRD Grobogan Bahas Raperda Pembangunan Kepariwisataan

13 April 2019, 10: 47: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

RAPAT PANSUS: Pansus I DPRD Grobogan lakukan pembahasan tentang Raperda tentang rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan pada Senin (8/4) lalu.

RAPAT PANSUS: Pansus I DPRD Grobogan lakukan pembahasan tentang Raperda tentang rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan pada Senin (8/4) lalu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Grobogan membahas tentang Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bersama OPD terkait pada 5 dan 8 April lalu. Pembahasan untuk raperda tersebut sudah hampir selesai setiap pasal Raperda yang dibuat.

Ketua Pansus I DPRD Grobogan Nur Ali Mursidi mengatakan, pembahasan Raperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Grobogan telah hampir selesai. Pembahasan secara teknis untuk Raperda telah dibahas dengan OPD terkait.

”Prosesnya hampir selesai. Raperda ini memberikan jaminan dan peraturan pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Grobogan,” kata Nur Ali Mursidi.

Setelah pembahasan selesai, Pansus akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota yang telah menerapkan raperda tersebut. Hal itu, dilakukan sebagai pembanding dan belajar untuk pengelolaan pariwisata  di Kabupaten Grobogan yang beraneka ragam. Seperti wisata religi seperti  makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Tarub, dan makam Ki Ageng Getas Pendowo. Mereka adalah makam pendiri-pendiri raja-raja di Jawa.

Selain itu, juga ada wisata alam. Diantaranya wisata lumpur Bledug Kuwu, Goa Lawa, Goa Macan, air terjung Gulingan, air tejun Widuri dan wisata Purbakala di Desa Banjarejo, Gabus. Tidak hanya wisata alam, Kabupaten Grobogan juga mempunyai banyak wisata yang dikelola BUMDes yang sekarang digeliatkan.

”Rencana Kunker usulan ke Kabupaten Tuban. Harapanya bisa diaplikasikan dan menjadi rujukan untuk wisata,” terang dia.

Nur Ali Mursidi menambahkan, adanya Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bisa menjadikan acuan dalam menerapkan, menginventarisir, dan acuan dalam pengelolaan wisata di Kabupaten Grobogan. Hasil dari Raperda bisa menjadikan semangat pengembangan pariwisata di Grobogan bisa meningkat.

”Pembahasan ini akan kami terus kita genjot. Agar penyelesaiannya untuk Raperda bisa cepat selesai dan disahkan,” tandasnya.

(ks/mun/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia