Senin, 27 May 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Bupati: Kunjungan Wisatawan ke Jepara Tembus 2,6 Juta Orang

12 April 2019, 09: 33: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

MAKIN DIMINATI: Kunjungan ke objek-objek wisata di Kabupaten Jepara terus mengalami peningkatan. Salah satu paling favorit pulau-pulau di Karimunjawa

MAKIN DIMINATI: Kunjungan ke objek-objek wisata di Kabupaten Jepara terus mengalami peningkatan. Salah satu paling favorit pulau-pulau di Karimunjawa (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

KOTA - Pembangunan infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas pada 2018. Adanya perbaikan infrastruktur berdampak positif bagi pariwisata di Kota Ukir. Salah satunya terkait makin banyaknya kunjungan wisatawan ke Jepara.

Pada tahun 2017 tercatat ada 2,190.231 kunjungan. Lalu pada 2018, naik menjadi 2.601.528 kunjungan. Hal ini disampaikan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi kemarin.

Marzuqi menyatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan itu berdampak pada kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB. Jika 2017 hanya 10,37 persen. Pada 2018 naik menjadi 12,7 persen atau Rp 3,276 miliar dari jumlah total PDRB 2018 yang mencapai Rp 25,865 miliar.

Marzuqi mengatakan, saat ini pada tahun ketiga kepemimpinannya fokus dan prioritas pembangunan sudah ditetapkan. Yakni optimalisasi pembangunan infrastruktur pariwisata didukung oleh pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Prioritas tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi daerah berbasis pengembangan industri pariwisata yang didukung peningkatan kualitas SDM.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada tahun 2018 Pemkab Jepara telah berhasil menaikkan realisasi sebesar Rp 369,3 miliar atau naik menjadi 105,4 persen atau dari target anggaran sebesar Rp 350,3 miliar. Capaian realisasi ini juga lebih banyak dibanding tahun 2017 yakni sebesar Rp 331 miliar.

Marzuqi berharap, melalui pertumbuhan berbagai potensi unggulan daerah seperti sektor pariwisata membuka peluang-peluang pendapatan baru peningkatan PAD pendapatan baru peningkatan. "PAD penting karena menjadi indikator kemandirian daerah anggaran pada APBD penetapan 2019 telah dipatok Rp 359,893 miliar. Semoga realisasinya melebihi target seperti tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia