Rabu, 22 May 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Pembaca UUD 1945 saat Upacara Hari Jadi Jepara Dapat Apresiasi Bupati

11 April 2019, 09: 32: 21 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI SELAMAT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi didampingi Pemred Zainal Abidin, Kepala Biro Jepara Khoirul Anwar, dan jajarannya menyerahkan karangan bunga pada Bupati Jepara Akhmad Marzuqi usai upacara hari jadi kemarin.

BERI SELAMAT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi didampingi Pemred Zainal Abidin, Kepala Biro Jepara Khoirul Anwar, dan jajarannya menyerahkan karangan bunga pada Bupati Jepara Akhmad Marzuqi usai upacara hari jadi kemarin. (M.ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

JEPARA – Pemkab Jepara menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-470 Kabupaten Jepara kemarin pagi. Ada yang berbeda saat upacara ini. Setelah Bupati Jepara Ahmad Marzuqi memberikan apresiasi kepada pembaca UUD 1945.

Marzuqi menilai petugas upacara itu, sudah melafalkan UUD dengan baik. ”Nanti silakan menghubungi ajudan saya untuk menerima apresiasi," katanya saat hendak mengakhiri sambutan.

Pembaca undang-undang itu, Ana Kurnyawati, salah satu staf Bidang Kebudayaan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara. Ana mengatakan, dia baru ditunjuk sebagai petugas pembaca UUD 1945 beberapa hari jelang pelaksanaan upacara hari jadi. Saat itu dia hanya ditunjuk sebagai cadangan.

DAPAT APRESIASI BUPATI: Ana Kurnyawati saat membacakan UUD 1945 saat upacara hari jadi Jepara kemarin pagi

DAPAT APRESIASI BUPATI: Ana Kurnyawati saat membacakan UUD 1945 saat upacara hari jadi Jepara kemarin pagi (HUMAS SETDA JEPARA FOR RADAR KUDUS)

”Awalnya diminta Ibu Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan sebagai pembaca UUD 1945. Sebenarnya tidak hanya saya yang ditunjuk. Ada dua orang. Saya justru tertulis sebagai cadangan," terangnya.

Ana mengaku hanya sekali berlatih di kantornya. ”Sebelumnya memang sudah hafal. Dulu saat SMA saya aktif di kegiatan pasukan khusus dan menjadi pembaca tata upacara bendera. Jadi berlatih intonasi saja (jelang upacara hari jadi Jepara)," ujarnya.

Namun saat geladi bersih upacara hari jadi Jepara beberapa saat sebelum upacara dimulai, dia justru yang terpilih sebagai pembacaan UUD 1945. ”Dipilih oleh Satpol PP yang mengkoordinasi petugas upacara. Kami (dua petugas yang ditunjuk melafalkan UUD 1945, Red) diminta melafalkan. Ternyata saya yang dipilih," terangnya.

Ana mengaku awalnya sempat grogi dan gemetar. Takut intonasinya tidak pas. Meski sudah pernah tampil di depan para pejabat, namun baru kali pertama ini bertugas saat upacara hari jadi Jepara. ”Saya biasanya tampil menari malah," tuturnya.

Disinggung mengenai hadiah apa yang didapatkannya, Ana mengaku belum mengetahui pasti. Sebab, dia belum menemui ajudan bupati. ”Baru besok (hari ini) saya ambil," imbuhnya.

Sementara itu, di akhir sesi upacara hari jadi Jepara ini, jajaran pimpinan Jawa Pos Radar Kudus menyampaikan ucapan selamat secara langsung pada bupati dan wakil bupati Jepara. Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi hadir didampingi Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin, Manajer Iklan Ugik WP, Kepala Biro Jepara M Khoirul Anwar, dan karyawan lainnya. Direktur Jawa Pos Radar Kudus menyampaikan ucapan selamat dan memberikan karangan bunga untuk Bupati Jepara.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sendiri mengapresiasi dan berharap jalinan kerja sama antara Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Jepara bisa terus berjalan. ”Harapannya ke depan kerja sama yang sudah baik ini bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Pada momentum ini pula, orang nomor 1 di Kota Ukir ini, mengajak seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) memaknai dengan menggelorakan semangat membangun Jepara lebih baik lagi. ”Tepat pada hari ini Jepara genap berusia 470 tahun. Segala pembangunan yang kita capai, semuanya adalah rangkaian dari usaha keras semua elemen masyarakat dalam membangun Jepara yang kita cintai,” katanya.

Marzuqi mengakui pelaksanaan Hari jadi Jepara kali ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya meninggalnya ketua panitia sekaligus Kepala Disparbud Jepara Basuki Wijayanto saat Upacara Pencanangan Hari Jadi Jepara di Alun-alun Jepara beberapa waktu lalu.

Marzuqi menyatakan, ada 34 kegiatan yang disiapkan dalam rangkaian HUT Jepara di April ini. Sampai dengan akhir bulan masih banyak kegiatan-kegiatan besar yang dapat diikuti masyarakat. Seperti Bumi Kartini Expo 2019 yang menampilkan produk-produk unggulan Jepara, seperti produk kelautan dan perikanan. Juga ada layanan konsultasi dan konseling kekeratan dalam rumah tangga (KDRT) serta kekerasan terhadap anak pada 24-28 Apil di Alun-alun 2 Jepara.

Selain itu, akan digelar lomba fashion show baju adat pada 26 April. Disusul Festival Jungporo #1 dan pemecahan rekor Muri lomba perempuan mengukir terbanyak pada 27 April.

(ks/emy/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia