Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Bupati Kumpulkan Forkompinda, Ternyata Ini yang Dibicarakan

03 April 2019, 11: 56: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

RAKOR PEMILU: Bupati Haryanto menyampaikan arahan dengan forkopimda dan penyelenggara pemilu di setda setempat kemarin.

RAKOR PEMILU: Bupati Haryanto menyampaikan arahan dengan forkopimda dan penyelenggara pemilu di setda setempat kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Bupati Haryanto mengumpulkan seluruh jajaran Forkopimda pagi kemarin di Ruang Penjawi Setda Pati. Hal itu dilakukan untuk melakukan kordinasi terkait persiapan pemilu 17 April mendatang termasuk mengantisipasi segala hal yang dianggap rawan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran muspika, perwakilan partai politik serta KPU dan juga Bawaslu Kabupaten Pati sebagai penyelenggara dan pengawas pemilu. Pihaknya mengaku, dalam kegiatan ini sebagai kepala daerah sifatnya hanya tanggung jawab moral saja. Sebab sebagai pelaksana adalah KPU.

”Ini semua pihak kami kumpulkan untuk mengetahui kesiapan, sekaligus pemetaan persoalan ketika di lapangan nanti saat hari H,” jelas Bupati Haryanto di hadapan para peserta rapat koordinasi.

Antisipasi segala  persoalan sekecil apapun dalam pelaksanaan pemilu perlu dilakukan. ”Jangan sampai tidak ada antisipasi dan tidak ada kesiapan yang akhirnya menjadi persoalan di lapangan,” imbuhnya.

Antisipasi itu misalnya soal pasokan listrik saat hari pelaksanaan nanti. Perlu diperhatikan juga faktor cuaca, siapa tahu tiba-tiba hujan lebat datang dan ada baiknya penyediaan genset untuk tiap TPS, sebagai antisipasi listrik padam meskipun sudah  koordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman listrik. Antisipasi juga berkaitan dengan bencana alam. Apalagi saat ini masih dalam musim yang belum menentu.

Tak kalah penting persiapan jelang hari pencoblosan nanti, untuk menghindari yang tidak diinginkan pihaknya akan membantu terkait penyimpanan surat suara serta kotaknya. ”Terkait pengepakan dan penyimpanan kotak suara kami bantu fasilitasi tempat yg mudah diawasi dan aman  sepertidi SMAN 2 Pati, GOR, dan juga SMKN 2 Pati, dan selebihnya masih dikonsultasikan,” terang Haryanto.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia