alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

DPRD Jepara Bentuk Empat Pansus Bahas Laporan Bupati

01 April 2019, 13: 50: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

UNTUK DIBAHAS: Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyerahkan buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepada Pimpinan DPRD di sela rapat paripurna.

UNTUK DIBAHAS: Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyerahkan buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepada Pimpinan DPRD di sela rapat paripurna. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – DPRD Kabupaten Jepara membentuk empat panitia khusus (pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jepara tahun lalu. Laporan tersebut sudah disampaikan oleh bupati kepada DPRD lewat rapat paripurna pada Jumat (29/3).

Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Pratikno didampingi Purwanto. Dari eksekutif, hadir para pimpinan perangkat daerah dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk pembahasan LKPj ini, pimpinan dewan Pratikno menyampaikan, DPRD Kabupaten Jepara membentuk empat panitia khusus (Pansus). Pansus I membahas bidang penyelengaraan pemerintahan dan keuangan, pansus II bidang ekonomi, pansus III bidang kesra dan pansus IV membahas tugas pembantuan serta infrastruktur. ”Pansus tersebut diberi waktu pembahasan selambatnya 30 hari sejak penyampaian,” pungkasnya.

Baca juga: Eratkan Hubungan, PT Sun Star Motor Undang Ratusan Pelanggan

Di awal rapat, Marzuqi memaparkan postur APBD 2018. Mulai dari pendapatan, belanja, pembiayaan, hingga sisa lebih penghitungan anggaran. Pendapatan daerah tahun 2018 direncanakan Rp 2.263.819.000 dapat direalisasikan sebesar Rp 2.255.843.022.157.

”Adapun perinciannya PAD dari target Rp 350.307.839.000 tercapai Rp 369.330.454.700, dana perimbangan dari target sebesar Rp 1.355.376.807.000 tercapai Rp 1.339.634.292.620 dan lain-lain pendapatan yang sah direncanakan sebesar Rp 558.135.012.000 dapat direalisasikan Rp 546.878.274.837,” jelasnya.

Sementara untuk belanja daerah yang awalnya direncanakan sebesar Rp 2.410.277.498.000 dapat direalisasikan sebesar Rp 2.300.574.121.504. Rinciannya belanja langsung dari rencana Rp 1.118.567.417.000 terealisasi Rp 1.062.788.454.467 atau 95 persen. Sementara belanja tidak langsung dari rencana Rp 1.291.710.081.000 terealisasi Rp 1.237.785.667.037.

”Dari pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan daerah dari rencana Rp 161.457.840.000 terealisasi 166.987.611.000,” imbuhnya.

Marzuqi juga menyampaikan capaian di berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, perekonomian daerah, kelautan dan perikanan, pemberdayaan perempuan dan anak serta soal budaya baca masyarakat.

Prestasi-prestasi selama setahun penuh juga disampaikan. Di antaranya capaian sekolah adiwiyata, penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak, anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Utama, penghargaan best of the best perpustakaan daerah serta yang lainnya.

(ks/emy/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya