Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Lurub Sunan Prawoto Diarak dengan Ratu Pertapa

25 Maret 2019, 13: 38: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

HAUL: Kemeriahan kirab dalam rangka haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Sabtu (23/3) kemarin.

HAUL: Kemeriahan kirab dalam rangka haul Sunan Prawoto di Desa Prawoto Kecamatan Sukolilo, Sabtu (23/3) kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Haul Sunan Prawoto diperingati sangat meriah Sabtu (23/3) kemarin. Ribuan orang tumpah ruah di jalalan sepanjang Alun-alun Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, sampai makam Sunan Prawoto yang menempuh jarak sekitar 300 meter tersebut.

Rombongan kirab sendiri sudah bersiap sejak lepas azan duhur, namun baru hampir azan asar rombongan kirab baru diberangkatkan. Kirab dimeriahkan arak-arakan grup marching band, barongan, reog, barongsai hingga sebuah replika raksasa yang menunjukkan sosok Ratu Kalinyamat. Ratu dari Jepara itu dituliskan besar-besar sebagai sang petapa.

Kirab sendiri mengarak lurub atau potongan kain penutup makam Sunan Prawoto. Kain dikirab untuk diserahkan kepada juru kunci. Haul tokoh penyebar Islam sekaligus pembesar kerajaan ini juga dihadiri perwakilan dari Keraton Surakarta. Kanjeng Pangeran Haryo Sungkoyo Mangunkusumo.

(ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Kirab juga dihadiri Bupati Pati Haryanto. Dalam kesempatan itu pihaknya mengapresiasi adanya kirab haul Sunan Prawoto. ”Ini tentu kegiatan baik. Menggeliatkan pariwisata lokal. Yaitu wisata religi,” terang Haryanto saat memberikan sambutan sebelum melepaskan rombongan kirab di halaman Balaidesa Prawoto.

”Ini harus diuri-uri sebagai kearifan lokal masyarakat Desa Prawoto sendiri,” imbuh dia. Turut serta salam kegiatan itu juga pihak Kementerian Pariwisata dan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Acara kirab juga dimeriahkan pasar malam di alun-alun setempat.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia