Minggu, 20 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Tiga Hari Lagi Kirab Banyu Panguripan Diarak

22 Maret 2019, 14: 28: 41 WIB | editor : Ali Mustofa

GOTONG ROYONG: Relawan sedang menyelesaikan payung dari bahan kertas yang akan digunakan sebagai properti Ta’sis Menara Kudus.

GOTONG ROYONG: Relawan sedang menyelesaikan payung dari bahan kertas yang akan digunakan sebagai properti Ta’sis Menara Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Kegiatan Ta’asis Menara Kudus tinggal dua hari lagi. Semua gentong sudah dikirimkan panitia Ta’asis ke setiap mbelik. Jumlah awal yang ditaksir 50 sumber mata air atau mbelik, berkurang menjadi 33.

Aris selaku panita Ta’asis mengatakan, gentong dikirim kepada pemangku mbelik sejak Kamis. Sedangkan jumlah mbelik yang andil dan terverifikasi hanya berjumlah 33 mbelik. Itupun tak menutup kemungkinan peserta bisa bertambah.

Aris juga mengimbau pada pihak mbelik, batas akhir konfirmasi ikut andil dalam kegiatan kirab pada 25 Maret, dilakukan hari ini. Sebagian mbelik yang belum terkonfirmasi, yakni, Nglumpit Pedak, Kedung Sari, Gebog dan Mbelik Asem.

”Kemungkinan peserta kirab bisa bertambah. Batas konfirmasi akhir dilakukan hari ini,” katanya.

Sejumlah relawan juga terlihat sibuk di halaman sekretariat Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK). Mereka menyiapkan properti pada kegiatan Ta’asis Menara Kudus nanti. Para relawan mengerjakan payung dari bahan kertas dan dilukis. Ada juga yang mempersiapkan tombak, yang jumlahnya 19. Itu bentuk simbolik dari hari jadi Menara Kudus yang jatuh 19 Rajab.

Aris mengungkapkan, persiapan kali ini mencapai 70 persen. Sekarang ini panggung sudah didirikan di halaman parkir sekertariat YM3SK. Sedangkan untuk jumlah relawan ada 60 orang. Relawan itu dari perguruan tinggi dan ponpes di sekitar Menara Kudus.

Kendala yang dihadapi dari pihak panitia adalah jumlah relawan. Nantinya jika memang perlu dibutuhkan akan ditambah lagi relawan dari ponpes. ”Di lapangan nanti saat kirab kami sangat membutuhkan relawan relatif banyak,” ungkapnya.

Rangkaian acara Ta’asis pada 24 Maret akan diadakan Jagong Gusjigang, bertempat di Gedung Menara. Diadakan pula Festival Kuliner Tradisional di pada 24 dan 25 Maret. Sedangkan untuk kirab Banyu Panguripan diselenggarakan pada 25 Maret 2019. (gal)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia