Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Peringati Dies Natalis ke-19, STIE YPPI Rembang Gelar Aksi Sosial

21 Maret 2019, 14: 30: 43 WIB | editor : Ali Mustofa

GRATIS: Sejumlah warga dan mahasiswa antre memeriksa kesehatan gratis dalam rangka Dies Natalis XIX STIE YPPI Rembang kemarin (20/3).

GRATIS: Sejumlah warga dan mahasiswa antre memeriksa kesehatan gratis dalam rangka Dies Natalis XIX STIE YPPI Rembang kemarin (20/3). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Dies Natalis XIX Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPPI Rembang berlangsung semarak. Peringatan lahirnya kampus swasta tertua di Kota Garam, salah satunya dengan aksi sosial bidang kesehatan, seperti cek gula darah, kolesterol, co hingga konseling.

Koordinator Kegiatan sekaligus bidang SDM Rion Fiarta menyampaikan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan hasil dari kerja sama Kementerian Kesehatan RI dan Dinkes setempat. “Kami bersama-sama menggelorakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas),” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (20/3).

Peserta Germas diantaranya mulai mahasiswa, civitas akademik dan masyarakat umum turut sekitar kampus. Targetnya 200 orang. Khususnya diperuntukkan masyarakat umum. Utamanya di Desa Gedangan, Tireman, Sridadi dan Pasar Mbanggi, Kecamatan Rembang Kota. “Pemeriksaan kesehatan ini gratis, cukup melampirkan fotocopy KTP,” jelasnya

Sebelum cek kesehatan gratis, kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipusatkan halaman depan kampus. Setelah itu dilanjutkan sosialisasi di aula kampus dengan pemateri dari Kepala Seksi Paru Kronik, Kementerian Kesehatan, dr. Aries Hamsyah.

Dalam kesempatan itu, dr. Aries Hamsyah ingin menggugah kepedulian warga kampus untuk mempelopori masyarakat sehat bagi dirinya dan lingkungan. Germas merupakan upaya pencegahan. Sebab diketahui bersama beban biaya kesehatan penyakit tidak menular sangat tinggi. Boleh dikatakan sampai menimbulkan defisit jaminan kesehatan nasional.

Oleh karena itu, upaya terbaik dengan mencegah dan mengendalikan. Melalui peningkatan kesadaran hidup sehat bagi masyarakat. Salah satunya mencegah melalui deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. ”Kami berharap Kampus STIE YPII menjadi pejuang kesehatan. Untuk terus menerus mengajak masyarakat dalam meningkatkan pola kehidupan sehat sehari-hari,” harapnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia