Selasa, 17 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Dikejar dari Jatirogo, Tersangka Pengedar Upal Dibekuk Polisi di Gunem

20 Maret 2019, 15: 06: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

TAK BERKUTIK: Tersangka pengedar upal saat dibekuk Resmob Polres Rembang dibantu Polsek Gunem, Selasa siang (19/3).

TAK BERKUTIK: Tersangka pengedar upal saat dibekuk Resmob Polres Rembang dibantu Polsek Gunem, Selasa siang (19/3). (POLSEK GUNEM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Seorang pengedar uang palsu (upal) dibekuk Resmob Polres Rembang bersama Reskrim Polsek Gunem kemarin. Dalam aksi penyergapan tersebut sempat diwarnai kejar-kejaran mulai Jatirogo, Sale, Sedan, Pamotan, hingga akhirnya dibekuk di depan madrasah di Kecamatan Gunem.

Pelaku bernama Muskan Pratama Putra, 36, warga Dukuh Krajan, Desa Srobyong, Kecamatan Mlongo, Jepara. Dalam aksi penyergapan ini petugas berhasil menemukan barang bukti upal sebesar Rp 10 juta dari tersangka.

 Pelaku sebelumnya sudah diawasi Resmob Polres Rembang dari wilayah Jatirogo, Jawa Timur. Pelaku dibuntuti hingga daerah Sale, Sedan, Pamotan hingga akhirnya dibekuk Polsek Gunem.

“Ada empat personel  yang ikut melakukan aksi penghadangan. Setiba di depan madrasah Gunem, pelaku yang menggunakan motor sempat mencoba balik arah. Namun saat ingin balik arah Pamotan pelaku akhirnya ditabrak hingga motor yang ditumpangi tersangka terjatuh dan langsung diamankan,” ungkap Kapolsek Gunem, AKP Jarot Sugiantoro.

Jarot menyebutkan penyergapan dilakukan sekitar pukul 10.00 siang. Dari tangan pelaku pihaknya berhasil mengamankan uang palsu sebanyak Rp 10 juta dengan pecahan Rp 100 ribu. Soal barang dari mana dan sudah diedarkan, pihaknya masih melakukan pengembangan.”Kami masih melakukan pemeriksaan. Hingga kini saat ditanya petugas pelaku hanya bilang mengurusi kayu Sonokeling,” ungkapnya.

Menurut Jarot, tersangka terbilang berbelit-belit saat diperiksa. Salah satunya saat ditanya alamat. Beruntung, pihaknya menemukan fotocopy KTP asli. “Pelaku tercatat seorang residivis  pada kasus Upal. Jadi tersangka sudah diintai sejak lama oleh Resmob,” terangnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia