Selasa, 23 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Perempuan Karir, Kenapa Tidak?

20 Maret 2019, 08: 38: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

Rosera Lisaria Citra

Rosera Lisaria Citra (DOK PRIBADI)

NAMANYA Rosera Lisaria Citra. Biasa dipanggil Lisa. Dia merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Lulusan STIE Bank BPD Jateng Semarang ini, sekarang sibuk bekerja di salah satu bank yang ada di Kabupaten Blora.

Menurutnya, kerja enam sehari dalam sepekan cukup menguras tenaga. Untuk itu, dia rutin menjaga stamina. Supaya tetap fit dalam bekerja. Salah satunya dengan minum madu sebelum tidur. Hal ini supaya menjaga agar tidak mudah kena virus dan sebagai tahan tubuh. ”Kondisi badan harus tetap diperhatikan. Apalagi lagi musim seperti ini,” terangnya.

Dara yang tinggal di Jalan Mustika Raya, No 73, Perumda Kunden, Blora, ini mengaku menjadi perempuan karir merupakan impiannya sejak lama. Selain bisa mandiri juga tidak merepotkan orang lain. Tentunya bisa membantu keluarga. Selain itu, juga bisa belajar lagi dan menumbuhkan semangat untuk mengembangkan potensi diri. ”Enak (jadi perempuan karir), bisa beli-beli pakai uang sendiri. Nggak minta lagi sama orang tua,” ucapnya.

Dalam bekerja, dia juga harus menjaga penampilan dan tutur kata. Ini untuk meyakinkan calon nasabah. Selain itu, juga memperhatikan cara mengatur keuangan. Bagaimana agar gaji bisa cukup untuk kebutuhan sendiri selama sebulan. Tentu masih bisa nabung.

Selain itu, harus punya catatan keuangan. Tujuannya, agar tidak besar pasak daripada tiang. ”Pantangannya, jangan laper mata setelah gajian. Hehe...,” cetusnya.

Meski sibuk dengan urusan kerja, perempuan lajang ini, suka memasak. Mulai dari sayur, cemilan, brownis kukus, pisang nugget, pisang bakar, ice cream, martabak manis, dan lainnya. Menurutnya, masak itu menyenangkan. Bahkan bisa menghilangkan badmood. ”Masak itu nyenengin, bisa bereksperimen dan nyoba resep-resep baru. Bisa juga untuk ngisi waktu luang di luar kesibukan sehari-hari,” terang perempuan kelahiran 15 Agustus 1996 ini.

Menurutnya, memasak itu mampu meningkatkan daya imajinasi dan rasa. Selain itu, menambah kepekaan. Untuk itu, memasak itu tidak boleh sembarangan, agar rasanya bisa nikmat.

Putri pasangan Sukaryo Pamungkas dan Sri Kuwati ini, juga suka dengan travelling. Selain itu, ia juga termasuk anak berprestasi. Bahkan, pernah juara I lomba drumband. ”Saya dulu jadi cheers dan mayoret,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga tidak lupa membagi waktu bersama keluarga. Untuk itu, setiap malam minggu dihabiskan untuk jalan-jalan dan makan bersama keluarganya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia