Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Jelang UNBK, Makam Sunan Kudus Ramai Diziarahi Siswa

18 Maret 2019, 15: 38: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

ZIARAH MALAM: Pagi hingga malam, makam Sunan Kudus Dipadati siswa yang akan mengikuti UNBK pada April mendatang. 

ZIARAH MALAM: Pagi hingga malam, makam Sunan Kudus Dipadati siswa yang akan mengikuti UNBK pada April mendatang.  (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Share this      

 KOTA Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer  (UNBK) yang diselenggarakan April nanti, kawasan Makam Sunan Kudus dipadati pengunjung kemarin. Para pengunjung didominasi oleh siswa SMA sederajat.

 Kepadatan terlihat sejak pukul 09.00 dari parkiran hingga depan Menara Kudus. Ada puluhan siswa yang memakai seragam lengkap akan berziarah. Sedangkan di depan Menara ada siswa yang selesai berziarah peziarah dan memilih mengabadikan potret mereka di depan Menara Kudus. Kepadatan terus berlanjut hingga hari petang. Diperkirakan hingga pukul 20.00 akan semakin padat.

Rizka salah satu siswi dari MA Alma’ruf Kudus mengatakan, kedatangan mereka untuk berziarah menjelas ujian. Mereka berdoa agar diberikan kelancaran saat UNBK nanti. Supaya nantinya bisa lulus dengan nilai maksimal dan bisa diterima diperguruan tinggi favorit.

”Kami juga melakukan upaya maksimal dengan belajar lebih giat. Serta kami juga tak lupa untuk berdoa agar usaha kami juga lancar,” ungkapnya.

Pengurus YM3SK, Denny Nur Hakim mengungkapkan, kedatangan pengunjung tiap harinya mampu mencapai 1000 hingga 1500 orang perharinya. Jumlah itu hanya yang tercatat dibuku tamu saja. Sedangkan di lapangan bisa lebih dari itu. Karena peziarah yang datang ada yang tak mengisi buku tamu.

”Jumlah pengunjung belum bisa dipastikan. Kalau akhir pekan jumlah peziarah bisa meningkat. Apalagi menjelang UNBK ini, peziarah banyak didominasi anak sekolah,” ungkapnya.

Terpisah Kordinator Terminal Bakalan Krapyak Rosikan, menuturkan, jumlah bus peziarah kemarin mencapai 40 bus. Itu pun disaat pagi hari. Ia memprediksi jumlah pengunjung bisa meningkat ketika sore sampai malam. Rosi juga menyatakan, ketika menjelang bulan Ramadan bus yang terparkir mampu mencapai 150 per harinya. ”Ketika hari biasa bus mencapai 10 unit saja perhari. Di akhir pekan dan dua minggu bulan Rajab jumlah peziarah diprediksi akan naik drastis,” ungkapanya. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia