Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Bagi-bagi Uang jelang Pemilu, Caleg Dimakan Barongsai

18 Maret 2019, 15: 27: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

TOLAK POLITIK UANG: Sosialisasi tentang bahaya politik uang menjelang Pemilu bulan April mendatang dilakukan Bawaslu di area car free day kemarin.

TOLAK POLITIK UANG: Sosialisasi tentang bahaya politik uang menjelang Pemilu bulan April mendatang dilakukan Bawaslu di area car free day kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Tim barongsai dari federasi olahraga barongsai indonesia (Fobi) Kudus beraksi di car free day kemarin. Berbeda dengan aksi yang dipentaskan biasanya, barongsai ini menampilkan visualisasi untuk menolak politik uang. Aksi yang berjudul barongsai makan caleg ini cukup menyita perhatian masyarakat yang ada di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Ketua Bawaslu Kudus Wahibul Minan melalui Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Kudus Bahrudin mengungkapkan, menjelang penyelenggaraan Pemilu yang hanya tinggal sebulan ini, pihaknya gencar menghimbau masyarakat untuk menolak politik uang. Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kudus, Bawaslu menggelar acara sosialisasi dan deklarasi tolak potik uang seperti yang dilakukan kemarin.

”Tak henti kami ajak masyarakat kampanye tolak poitik uang, hoax, isu sara, dan ujaran kebencian,” katanya.

Selain aksi teatrikal, pihaknya juga melakukan deklarasi tolak politik uang. Ia mengajak pemerintah, dan masyarakat untuk berkomitmen menolak money politik. Pihaknya juga menghimbau agar bisa melaporkan jika menemukan tindakan yang dimaksudkan.

Aksi teatrikal barongsai mulanya diwarnai dengan aksi bagi-bagi lembaran putih yang diibaratkan sebagai uang kertas oleh dua orang yang berperan sebagai caleg. Dengan mengenakan topeng dengan berpakaian warna biru dan merah, mereka berkeliling mendatangi warga. Kedua caleg tak henti-hentinya membagikan uang seraya meminta warga memilihnya di pemilu kelak.

Tak lama kemudian datang dua barongsai. Kemudian, kedua caleg yang sedang asyik bagi uang, dikejar barongsai. Keduanya lari terbirit-birit namun barongsai berhasil memburunya. Barongsai kemudian memakan para caleg. ”Kami bersama Bawaslu Kudus akan mengawal pemilu di Kudus. Kami berharap pemilu nanti bisa berjalan lancar dan kondusif, tanpa politik uang, hingga isu sara,” pungkas ketua panitia Miftahun umam.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia