Minggu, 20 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

92 Guru Berlatih Menulis Artikel di Media Massa

16 Maret 2019, 10: 24: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

ISI MATERI: Pimpinan Redaksi Radar Kudus Zainal Abidin memberikan pelatihan guru menulis di gedung PBG Kudus di Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus. 

ISI MATERI: Pimpinan Redaksi Radar Kudus Zainal Abidin memberikan pelatihan guru menulis di gedung PBG Kudus di Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus.  (Andhika yusli/radar kudus)

Share this      

KUDUS – Menulis disyaratkan untuk peningkatan karir guru. Hal ini menuntut kreativitas dan keterampilan para pendidik. Untuk itu, pelatihan guru menulis digencarkan yang diikuti tulisan dimuat di media cetak. Sebab, hal ini bisa menambahan poin.

Hal inilah yang mendasari adanya pelatihan menulis artikel di media cetak. Bersama dengan pengelola Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus, Jawa Pos Radar Kudus bekerja sama untuk berbagi ilmu penulisan untuk para guru.

Pengelola PBG Imam Santoso, mengatakan, adanya pelatihan ini, guru yang awalnya kurang terampil menulis artikel yang baik, tergugah dan percaya dirinya untuk mencoba menulis. Bagi mereka yang hobi menulis saja masih belajar, apalagi yang sama sekali tidak menulis.

”Kegiatan ini memberikan manfaat yang positif. Apalagi sekarang ini guru diharuskan membuat buku. Ini program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu). Jadi, mau tidak mau, ya guru harus memiliki produk buku,” terangnya.

Dia menjelaskan, program pelatihan guru menulis ini diikuti 92 guru dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Dilaksanakan dua hari Sabtu (16/3) dan Minggu (17/3) di gedung PBG Kudus di Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus. Hari pertama dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Joko Susilo.

Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo melalui Kabid Dikdas Suharto mengaku, pihaknya sangat mendukung pelatihan guru menulis ini. Bahkan, pihaknya mendorong para guru bersemangat mengikuti pelatihan ini.

”Menggugah guru untuk bisa menulis memang dengan cara memberikan pelatihan. Kalau belum bisa menulis dengan baik, maka belajarlah. Ini untuk peningkatan karir dan kualitas guru,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Guru Menulis Jawa Pos Radar Kudus Andhika Yusli, mengatakan, sebagai pemateri kegiatan ini merupakan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin dan Redaktur Noor Syafa’atul Udhma.

”Nanti ada selingan writer fun game, agar peserta tidak jenuh. Setelah selesai pelatihan, hasil penulisan artikel para peserta diterbitkan media cetak Jawa Pos Radar Kudus,” jelasnya.

Dia menambahkan, peserta pelatihan guru menulis tidak hanya dari Kudus. Tapi juga ada yang dari Jepara dan Pati. ”Kami masih bisa menerima pendaftaran saat hari H. Tapi sampai batas kuota yang sudah ditetapkan, yakni 100 peserta. Mengingat kapasitas yang masih terbatas. Untuk kontribusi per peserta Rp 300 ribu,” imbuhnya. 

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia