Minggu, 20 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Membangun Percaya Diri dalam Diri Siswa

15 Maret 2019, 15: 33: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

Sarjiyati, M.Pd.; Guru Administrasi Perkantoran SMKN 1 Purwodadi

Sarjiyati, M.Pd.; Guru Administrasi Perkantoran SMKN 1 Purwodadi (dok. pribadi)

Share this      

PADA waktu penulis mengadakan pembelajaran di kelas, banyak dijumpai kejadian-kejadian unik. Seperti siswa ditanya siapa yang belum jelas tidak ada yang mengacungkan jari. Semua terdiam dan tertunduk. Siswa disuruh maju ke depan kelas tidak mau. Apalagi berbicara di depan kelas seperti pada waktu presentasi.

Kenyataan di masa sekarang, siswa siswi ngga suka perubahan. Mereka hanya lebih suka berada di zona nyaman. Hati-hati, kepercayaan diri bisa berkurang karena hal ini lho. Saat orang lain sudah melakukan banyak pencapaian baru sementara kamu masih tetap di tempat. Masih begitu-begitu saja, kamu mungkin akan mulai menghindari teman-teman lama dan enggan membuka diri untuk orang baru. Alhasil, kepercayaan dirimu pun akan menghilang seiring berjalannya waktu. 

Begitu juga, media sosial yang semakin merebak di masa sekarang. Media sosial merupakan sesuatu yang dianggap penting di zaman milenial ini. Bagaimana tidak? Siswa dan siswi sekarang mesti punya HP.

Siswa siswi bisa memantau keseharian seseorang hanya lewat medsosnya. Lambat laun, jika siswa siswi terlalu bergantung pada medsos ini, akan mulai membandingkan diri dengan orang lain.

Di sinilah kepercayaan siswa-siswi bisa terkena dampaknya. Karena merasa nggak cukup baik dibanding orang lain. Akhirnya siswa-siswi malah memilih untuk semakin tertutup dan kehilangan kepercayaan diri. Duh, jangan sampai deh. Ini semua merupakan tanda-tanda dari menurunnya rasa percaya diri kepada siswa.

Percaya diri merupakan hal penting, dengan percaya diri siswa dapat meraih kesuksesan dalam menghadapi kehidupan yang semakin menantang. Untukitu, bagaimana toh cara meningkatkan rasa percaya diri siswa tersebut.

Percaya diri (self confidence) adalah meyakinkan pada kemampuan dan penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan tugas dan memilih pendekatan yang efektif. Hal ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya.

Mengatasi kurangnya kepercayaan diri harus dimulai dari diri sendiri. Bagaimanapun, kepercayaan diri dibentuk dari sikap dan pikiran kamu saat menanggapi sesuatu. Tanggapan yang dibentuk diri sendiri memberikan kekuatan yang cukup besar untuk meningkatkan percaya diri. Namun, apa yang perlu dilakukan untuk membentuk tanggapan positif yang dapat meningkatkan kepercayaan diri? Berikut beberapa hal yang dapat kamu coba untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Untuk membangun percaya diri, ada banyak cara yang dapat dilakukan, walaupun tidak mudah. Membangun rasa percaya diri tidak seperti membalikkan telapak tangan, butuh suatu proses. Proses tersebut harus dilakukan di kehidupan sehari-hari seperti tersenyum, tatap mata lawan bicara anda, bangun perasaan positif dari dalam diri anda, tampilkan dengan serapi mungkin, berdoalah dan tenangkan diri sejenak serta bicaralah perlahan dan teratur.

Perbuatan-perbuatan tersebut dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri pada seseorang dalam hal ini siswa siswi. Rasa percaya diri akan menentukan bagaimana seseorang akan menilai dan menghargai dirinya. Kepercayaan diri adalah salah satu modal yang kita perlukan untuk meraih kesuksesan. Jika memiliki kepercayaan diri, kita akan terus termotivasi untuk melangkah ke depan dan gak takut menghadapi hal-hal yang penuh tantangan. Kepercayaan diri yang cukup juga akan mengantarkan kita pada kejutan-kejutan hidup yang tak diduga datangnya. (*)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia