Rabu, 26 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Imam Suroso Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Kacamata Cuma-Cuma

14 Maret 2019, 11: 23: 18 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDULI: Anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso mengunjungi Saminah di rumahnya usai menggelar pengobatan gratis di Desa Durensawit pagi kemarin.

PEDULI: Anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso mengunjungi Saminah di rumahnya usai menggelar pengobatan gratis di Desa Durensawit pagi kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

KAYEN – Pengobatan gratis digelar di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen pagi kemarin. Ratusan warga turut serta dalam kegiatan yang melibatkan RS Mitra Bangsa, Dulur Ganjar, dan juga Imam Suroso Center (ISC) tersebut. Tak hanya pengobatan, Anggota DPR RI Imam Suroso juga membagikan puluhan kacamata gratis.

”Kami memang ingin melihat lebih jauh, bagaimana kondisi masyarakat yang ada di wilayah Bumi Mina Tani ini. Terlebih untuk wilayah yang cukup jauh dari pusat kota seperti Desa Surensawit ini,” ungkap Imam Suroso di sela-sela kegiatan pengobatan gratis tersebut.

Lebih lanjut, anggota Komisi IX DPR RI ini berharap dengan adanya bantuan kacamata tersebut bisa membantu bagi masyarakat miskin yang kurang mampu. supaya bisa menggunakan kacamata sebagai alat bantu penglihatannya.

Selain mengikuti pengobatan gratis, Imam Suroso juga sempat mengunjungi seorang nenek yang sakit di desa tersebut. Pihaknya bahkan berencana hendak merujuk nenek tersebut ke rumah sakit. Karena saat diperiksa oleh dokter, nenek bernama Saminah tersebut perlu penanganan lebih lanjut.

Namun, saat dibujuk nenek yang tinggal sendirian tersebut belum mau saat dibawa ke rumah sakit. ”Ya kami kasihan dan turut prihatin atas kondisinya. Kami akan usahakan untuk bisa dirujuk di rumah sakit,” terang Imam Suroso.

Seperti diketahui, nenek yang tinggal di RT 4 RW 4 Dukuh Siroto ini tinggal sendirian di rumahnya yang sudah reyot. Keenam anaknya telah berumah tangga sendiri. Kondisinya cukup memprihatinkan.

Saminah, tiap malam tidur di samping bediang. Hal itu membuat dirinya mengalami komplikasi, seperti penyakit pernafasan. Dokter yang memeriksa memperkirakan penyakit yang diderita kemungkinan besar diakibatkan karena saat tidur Saminah selalu menghidupkan bediang didekat tempat tidurnya.

”Nenek Saminah enggan dibawa ke rumah sakit. Dia tak mau. Tapi kami berpesan kepada tetangga untuk menghubungi anak-anaknya yang paling dekat. Supaya nenek Saminah bisa dirujuk ke rumah sakit. Kami siap membantu, karena sangat memprihatinkan kondisinya, imbuhnya.

Kepala Desa Durensawit Didik Muryanto mengaku, kegiatan pengobatan gratis ini memang sangat membantu masyarakat. ”Warga kami merasa terbantu akan hal ini, lantaran kebanyakan masyarakat kami merupakan masyarakat kecil,” katanya.

Perwakilan Dulur Ganjar Pati Sarkawi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu aksi Dulur Ganjar yang berkaitan dengan kegiatan sosial maupun pemberdayaan. Pihaknya juga akan menggandeng siapapun yang memiliki visi dan misi yang sama dengan program Dulur Ganjar. 

(ks/aua/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia