Minggu, 20 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Meriahkan Apel Kebangsaan, Slankers Sebarkan Virus “Kita Merah Putih”

14 Maret 2019, 09: 51: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

Meriahkan Apel Kebangsaan, Slankers Sebarkan Virus “Kita Merah Putih”

SEMARANG - Apel Kebangsaan bertema "Kita Merah Putih" di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang yang digelar Minggu 17 Maret 2019 mendatang, siap menyuguhkan sederet penampilan musisi ternama Tanah Air. Salah satu aksi panggung paling dinantikan ialah band musik legendaris Slank.

Hal itu tampak saat halaman resmi Facebook @slankband mengunggah postingan serta video berisi promosi kegiatan Apel Kebangsaan yang bertujuan menggelorakan semangat nasionalisme kepada masyarakat.

“Siap-siap yang di Semarang! Kita #ngeSlankRameRame di Apel Kebangsaan "KITA MERAH PUTIH" hari Minggu, 17 Maret 2019 lokasinya di Simpanglima-Semarang, Jawa Tengah. #Slank on stage jam 8 pagi! Jangan sampai terlewat! Sebarkan, ajak orang terdekat untuk hadir karena acara ini GRATISSSS,” tulis @slankband, Rabu (13/3) kemarin.

Begitu diunggah, sejumlah Slankers atau sebutan penggemar garis keras band Slank ini langsung meninggalkan komentar di halaman Facebook resmi band yang disukai 7,8 juta facebookers itu. “Keren. Solo hadir,” timpal Slankers pemilik akun Facebook @afiveraboe dan @khen.

Antusiasme penampilan band yang digawangi Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho dan Ivan ini dirasakan oleh Muhammad Ihsan. Slankers asal Bongsari, Semarang Barat mengaku tak sabar menanti aksi panggung Slank menggebrak Apel Kebangsaan “Kita Merah Putih”.

“Aku gak mau menjadi setan yang menakutimu. Aku gak mau menjadi iblis yang menyesatkanmu. Yang aku mau kau mencoba tuk mengenal aku. Itu lagu yang paling saya sukai. Semoga pas Apel Kebangsaan hari Minggu nanti bisa dinyanyikan. Piss,” katanya menyanyikan lirik lagu berjudul Virus saat ditemui di Taman Indonesia Kaya, Semarang.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Achmad Rofai mengatakan acara ini digelar oleh Pemerintah Provinsi (Penprov) Jateng yang didukung seluruh kabupaten/kota serta stakeholder terkait. Acara ini akan dihadiri 130 ribu orang dari berbagai kalangan.

"Apel Kebangsaan ini akan melibatkan seluruh komponen di Jateng, seperti santri, pramuka, linmas, pekerja, petani, nelayan, pelajar, seniman, mahasiswa, pelajar, tokoh lintas agama hingga olahragawan dan kelompok difabel. Semua pihak hadir menggelorakan nasionalisme," ungkapnya.

Akan ada empat panggung yang terdiri atas panggung utama dan tiga panggung pendukung. Secara keseluruhan, panggung pendukung akan merujuk pada rangkaian acara di panggung utama yang diawali dengan hiburan.

"Acaranya dibagi dalam dua segmen, Suara Kebangsaan serta Apel dan Orasi Kebangsaan. Segmen Suara Kebangsaan diisi deretan artis-artis lokal sampai nasional. Sementara Apel dan Orasi Kebangsaan bakal menampilkan tokoh nasional," katanya.

Untuk panggung utama, kata Rofai, akan berdiri di Lapangan Simpang Lima sisi timur menghadap ke barat. Letto akan jadi band pembuka pada pukul 07.00 dan disusul band lokal. Sebagai penutup segmen Suara Kebangsaan, pada pukul 08.30 Slank akan tampil sekitar 1 jam. Semakin gayeng, panggung akan dipandu oleh Desta dan Vincent.

"Untuk orasi kebangsaan diisi oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Mahfud MD, KH Maimoen Zubair, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, Jenderal Pol Tito Karnavian, Marsekal Hadi TNI Hadi Tjahjanto dan sejumlah tokoh lintas agama," katanya.

Rofai menjelaskan, panggung kedua akan berada di Jalan Pahlawan. Panggung ini akan memanjakan pecinta dangdut, karena penyanyi cantik asal Surabaya, Nella Kharisma menyumbangkan suara emasnya selama satu jam. Panggung ketiga yang berada di Jalan Pandanaran akan jadi tempat penampilan Armada Band. Sementara panggung keempat di Jalan Ahmad Yani akan tampil penyanyi solo Virza.

"Keseluruhan segmen Suara Kebangsaan tersebut dimulai pukul 06.00 sampai 09.30. Begitu segmen pertama usai, di panggung utama akan tampil pula komedian kondang, Cak Lontong. Sementara untuk Apel dan Orasi Kebangsaan dimulai pukul 10.00 sampai 12.00," katanya.

Kasi Keselamatan Lalu lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Jateng, Andi Susmono, mengatakan sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan. "Rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan menuju akses Simpang Lima dari Mgr Sugiyopranoto- Tugumuda - Imam Bonjol - Pandanaran - Veteran - Taman Indonesia Kaya - Gajah Mada - A Yani - MT Haryono - Dr Cipto - Kompol Maksum. Penutupan mulai pukul 05.00 sampai pukul 13.00," katanya.

Diperkirakan untuk mengangkut masyarakat dari penjuru Jateng, bakal digunakan sekitar 1.400 bus. Mengatasi hal itu, panitia telah menyiapkan beberapa zona parkir yang mampu menampung mencapai 1.471 bus.

"Panitia telah menyiapkan tiga zona parkir yang mampu menampung 1.471 bus. Zona timur yang meliputi Jalan dr Cipto, Jalan Kompol Maksum, Jalan MT Haryono dan Jalan Mayjen Soetoyo. Zona barat meliputi Jalan Imam Bonjol, Jalan Mgr Soegijapranata dan Jalan Pemuda. Untuk zona selatan disiapkan kawasan parkir di Wonderia, Jalan Pahlawan, Jalan Kiai Saleh dan Jalan Menteri Supeno," katanya. (lhr/ida)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia