Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

BKKBN Jateng Targetkan Setiap Desa di Grobogan Ada Kampung KB

13 Maret 2019, 09: 39: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

BERIKAN DOORPRIZE: Anggota Komisi X DPR RI Imam Suroso bersama anggota DPRD Grobogan Heru Santoso membuka acara sosialisasi dan advokasi KIE program KKBPK di Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, kemarin.

BERIKAN DOORPRIZE: Anggota Komisi X DPR RI Imam Suroso bersama anggota DPRD Grobogan Heru Santoso membuka acara sosialisasi dan advokasi KIE program KKBPK di Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI –  Pembangunan kampung KB ditargetkan dilaksanakan di setiap desa di Kabupaten Grobogan. Hal itu untuk menyukseskan program KB di Kabupaten Grobogan. Salah satu alasannya program KB di Grobogan peringkat paling bawah di Jawa Tengah.

”Kampung KB ini kami targetkan bisa dibentuk setiap desa. Tujuannya agar program KB untuk kesejahteraan masyarakat bisa merata dan meningkat,” kata Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Grobogan Indartiningsih dalam sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) digelar Desa Nglobar, Purwodadi, kemarin. 

Acara sosialisasi tersebut dimeriahkan dengan tarian SD N 1 Nambuhan. Hadir dalam acara itu Kades Nambuhan Suhadi, Alfiandri AK dari BPKP Jawa Tengah dan Bambang Tedjo SH dari TP4D Jawa Tengah. Kemudian BKKBN Provinsi Jawa Tengah Erna Sulistiyowati, anggota Komisi X DPR RI Imam Suroso dan anggota DPRD Grobogan Heru Santoso.

Indar menambahkan, kegiatan kampung KB setiap kabupaten ada. Untuk pencanangan BKKBN sudah anggaran. Bisa dilakukan secara mandiri. Ada anggaran KB. Selain itu, bisa gunakan dana desa untuk pembuatannya. Diharapkan dengan kampung KB dipinggiran bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.

”Ada tiga program untuk perencanaan di masyarakat. Bina Keluarga Balita (BKB), Bina keluarga remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL). Kami juga ajak dari generasi remaja untuk menyukseskan Genre Ceria,” tandasnya.

Kepala Desa Nambuhan Suhadi menyambut baik atas diresmikanya kampung KB di desanya. Menurutnya program tersebut bisa menjadikan warganya mengetahui perencanaan keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi KB. 

”Program kampung KB ini kami sambut baik karena bisa membantu mensejahterakan keluarga. Dan tentunya warga masyarakat mendapatkan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Anggota DPR RI Imam Suroso menambahkan, program KB salah satu program pemerintah untuk mensukses keluarga sejahtera. Setiap keluarga bisa lakukan perencanaan keluarga dan penggunaan alat KB yang tepat bagi pasangan. Banyak program yang dilakukan dalam kampung KB. Di antaranya program bina keluarga lansia. Ada bina keluarga remaja.”Program kampung KB perlu disukseskan dalam menjadikan pembentukan keluarga sejahtera. Tentunya bisa mensukseskan program pemerintah,” tandasnya. 

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia