Minggu, 22 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Terbukti Membunuh Sugiharto, Dwi Sulistyo Divonis 15 Tahun Penjara

12 Maret 2019, 15: 52: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

Terbukti Membunuh Sugiharto, Dwi Sulistyo Divonis 15 Tahun Penjara

MARGOREJO – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati akhirnya memutus perkara pembunuhan dengan terdakwa Dwi Sulistyo, 27, warga Gabus kemarin. Ia divonis kurungan penjara 15 tahun penjara karena terbukti membunuh korban Sugiharto, 43, warga Kayen. Selama sidang putusan berlangsung aman meskipun dihadiri puluhan warga dari kubu terdakwa dan korban.

Pada amar putusan persidangan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 itu dihadiri majelis hakim yang diketuai Lisfer Berutu dengan anggota majelis Rida Nur Krima dan Niken Rochayati. Selain itu ada JPU Endah Kurnianingsih, keluarga korban dan terdakwa yang ingin melihat langsung putusan dari persidangan yang telah digelar 11 kali dan mendatankan saksi 13 orang.

“Terdakwa kami putus 15 tahun penjara karena bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana hingga menghilangkan nyawa orang sebagaimana dakwaan kesatu primer pasal 340 KUH Pidana,” kata Lisfer membacakan amat putusan tersebut.

Menurut majelis hakim, terdakwa divonis 15 tahun penjara selain terbukti menghilangkan nyawa orang, juga perbuatan terdakwa menyebabkan keluarga korban kehilangan tulang punggung keluarga. Sedangkan hal meringankan bahwa terdakwa berterus terang mengakui dan menyesali perbuatannya.

Hal yang meringankan lainnya dari terdakwa karena bersikap sopan selama persidangan, dan belum pernah dipidana. Kehidupan rumah tangga terdakwa berantakan karena disebabkan perbuatan korban yang menyelingkuhi istri terdakwa. Pada putusan itu, pihak terdakwa kecewa namun menerimakan.

Sedangkan JPU menyatakan masih pikir-pikir. “Yang Mulia, kami pikir-pikir terhadap putusan ini,” jelas Endah. Putusan dari majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut 20 tahun kurungan penjara.

Pada putusan itu, juga dihadiri puluhan warga dari kubu korban dan terdakwa. Istri terdakwa Indah terlihat pucat pasi setelah persidangan dan mendengar kenyataan suaminya dihukum 15 tahun penjara. Beberapa petugas kepolisian juga turut hadir untuk mengamankan jalannya persidangan.

Seperti yang diketahui, kasus pembunuhan itu bermula dari cinta segitiga antara terdakwa Dwi, 27, warga Desa/Kecamatan Gabus, istri Dwi, dan korban Sugiharto warga Desa Brati, Kayen. Terdakwa kesal karena korban mengancam akan membunuh keluarganya. Pada pertemuan di depan SMPN 1 Gabus, korban yang datang sendirian membawa bambu sedangkan terdakwa membawa parang.

Karena emosi, terdakwa memukul korban hingga tersungkur dan selajutnya membacok korban sebanyak delapan kali hingga meninggal dunia pada 19 Oktober 2018 lalu. Setelah membunuh korban, terdakwa lari.

Tak butuh waktu lama petugas Mapolres Pati menangkap korban. Selang enam jam lari, korban ditemukan dan diamankan ke Mapolres Pati.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia