Senin, 23 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Features
Yoga Ilham Pratama, Mantan Kiper PSIS U-19

Pernah Juara I Nasional Danone Cup dan Wakili Indonesia ke Afsel

10 Maret 2019, 07: 41: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

FOKUS: Yoga Ilham Pratama tampak serius saat menjalani latihan di Stadion Wergu Wetan Kudus beberapa waktu lalu.

FOKUS: Yoga Ilham Pratama tampak serius saat menjalani latihan di Stadion Wergu Wetan Kudus beberapa waktu lalu. (VEGA MA'ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

Yoga Ilham Pratama pernah masuk SSB dan sudah ikut Liga Danone. Sebagai pesepakbola, masa kelam pernah dialaminya. Yakni cedera lutut. Namun perlahan dia bangkit. Usai bermain di PSIS U -19, dia kini mencoba peruntungan untuk menjadi kiper di Persiku.

VEGA MA’ARIJIL ULA, Kudus

BERMAIN sepak bola sudah menjadi hobinya sejak kelas 4 SD. Setiap kali bermain bersama rekan-rekannya dia selalu memilih menjadi penjaga gawang. Doanya terkabul. Dia pun betul-betul jadi pesebakbola. Kiper itu bernama Yoga Ilham Pratama.

Yoga – sapaan akrabnya – mengaku menjadi kiper itu gampang-gampang susah. Harus fokus dan selalu menjaga stamina. Sebab jika tak mampu menahan, bola bisa masuk gawang. Lama bermain, pada 2018 lalu dia mengalami cedera lutut. Itu terjadi saat dirinya bermain di Jepara. Saat itu dia tidak kaget. Sebab dia sudah banyak mendengar pemain sepak bola cedera lutut.

Maka, usai kejadian itu, dia memilih pulang ke Kediri untuk berobat. Menurut tukang pijat, dia mengalami cedera achilles. Dia sempat down. Baginya itu hal buruk bagi pemain sepak bola.  Namun, dukungan orang tua membuatnya bangkit. ”Orang tua bilang jangan putus asa. Saya pun bertekad agar tetap optimis menjalani pengobatan,” jelasnya.

Bermodal keyakinan, dia kembali ke Kudus. Pemuda itu baru bisa berjalan normal setelah tiga minggu. Saat dalam masa penyembuhan, kabar baik datang. Yoga mendapat kabar dari pelatih PSIS Semarang U-19, Khusnul Yakin. Dia pun diminta datang ke Semarang untuk menjalani trial di kubu Mahesa Jenar muda.

Karena cedera lututnya belum sembuh benar, sebelum berangkat ke Semarang, dia konsultasikan dulu dengan orang tua angkatnya (rekan ibunya yang sudah seperti saudara) di Kudus. Orang tua angkat merestuinya untuk menjalani trial di PSIS Semarang U-19. Proses trial berjalan lancar hingga dirinya diterima sebagai penggawa PSIS U-19. Di kubu PSIS muda, Yoga di kontrak selama semusim. Bersama laskar mahesa jenar muda, dia mengukir prestasi hingga penyisihan grup.

”Soal prestasi memang belum mentereng, tetapi di PSIS U-19 saya mendapatkan banyak ilmu. Pun dengan ilmu agama. Karena di kubu PSIS U-19 sangat mengutamakan keagamaan,” jelasnya.

Disinggung soal alasan memilih kiper, itu sudah sejak kelas 4 SD. Sebagai penjaga gawang, Yoga pernah mengenyam berbagai prestasi. Saat duduk di bangku kelas 5 SD, timnya yang bernama Banteng Muda Malang berhasil meraih juara I Nasional Danone Cup dan berangkat ke Afrika Selatan mewakili Indonesia. Sayangnya Yoga tidak dapat berangkat ke Afrika Selatan karena sakit.

Prestasi lainnya yakni juara I Liga Pelajar tingkat Jawa Timur 2013, membela Persik Kediri U-21 di 2013, membela Porprov Jawa Timur di 2015, mengantarkan Bojonegoro FC (Liga 3 Jawa Timur) di 2017 ke penyisihan grup, membela Bhayangkara Muda FC Semarang (Liga 3 Jawa Tengah) di 2018 hingga ke penyisihan grup, dan mengantarkan tim mahesa jenar muda PSIS Semarang U-19 di 2018 ke fase penyisihan grup.

Saat ini, Yoga tengah fokus untuk seleksi di Persiku Kudus. Dia bersaing dengan tiga kiper lainnya. Meski belum pernah menjadi starter di empat laga uji coba yang sudah dijalani skuad Macan Muria, Yoga mengaku menikmati proses seleksi di Persiku Kudus.

Menurutnya, program seleksi yang diberikan oleh Daud Palajukan (pelatih kiper Persiku) terbilang menantang. Sebab, banyak alat-alat latihan yang dipergunakan untuk menunjang latihan bagi seorang penjaga gawang.

Yoga berharap dapat lolos seleksi di Persiku Kudus. ”Harapan saya semoga bisa lolos seleksi dan bisa membawa Persiku meraih prestasi,” harapnya. (*)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia