Senin, 22 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Ketahuan Curi Kayu Jati, Warga Singonegoro Ini Ditangkap Polisi

09 Maret 2019, 07: 51: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

BARANG BUKTI: Kayu jati yang dicuri Jasmin dari hutan Perhutani kemarin.

BARANG BUKTI: Kayu jati yang dicuri Jasmin dari hutan Perhutani kemarin. (POLSEK JEPON FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Polsek Jepon kembali meringkus pencuri kayu kemarin. Pelakunya Jasmin, 53, RT 3/RW 1, Warga Singonegoro, Kecamatan Jiken, Blora. Dia didakwa melanggar Pasal 12  Huruf (e) Jo Pasal 83 (1) b UU RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Kejadian ini, berawal pada kemarin (8/3) sekitar pukul 06.30 polisi hutan Sujatmiko dan Harsono melaksanakan patroli. Saat itu, mereka melihat terlapor memikul kayu jati. Selanjutnya, terlapor ditangkap beserta barang buktinya. Kemudian diserahkan ke Polsek Jepon guna proses penyidikan lebih lanjut.

”Iya, kami tahan soal perkara kehutanan. Yaitu melakukan tindak pidana, membawa, mengangkut, memiliki, dan menguasai kayu jati tanpa di lengkapi dukumen yang sah,” terang Kapolsek Jepon Sudarno kemarin.

Dia menambahkan, Jasmin ditangkap di lorong Jalan Damaran, RT 6/RW IV, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Blora, kemarin sekitar pukul 06.30. ”Dia membawa satu batang kayu bentuk persegi dengan ukuran panjang 400 cm x 10 cm x 8 cm dan volume 0.0320 M3,” ucapnya.

Modus operandi yang digunakan adalah dengan cara kayu jati dipotong atau ditebang dengan menggunakan gergaji serta kampak atau perkul. Kemudian dipikul. Namun, tertangkap petugas Perhutani yang sedang patroli. ”Kerugian Perhutani atau negara senilai Rp 142.912,” ucapnya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia