Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Antisipasi Teror Pembakaran Kendaraan, Kapolres Kudus Ikut Siskamling

12 Februari 2019, 12: 11: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

GUGAH KAMPLING: Polres Kudus saat melakukan giat Gugah Kampling di Perum Sumber Indah DesaTenggeles Kecamatan Mejobo.

GUGAH KAMPLING: Polres Kudus saat melakukan giat Gugah Kampling di Perum Sumber Indah DesaTenggeles Kecamatan Mejobo. (POLRES KUDUS FOR RADAR KUDUS)

KUDUS Polres Kudus mengintensifkan program Gugah Kamling. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipatif gangguan kamtibmas di Kudus. Sebab, beberapa waktu terakhir ini di Jateng sedang marak aksi pembakaran mobil dan sepeda motor.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengaku sengaja mencetuskan program ini agar kegiatan siskamling bisa kembali digiatkan. Dalam kegiatan ini, pihaknya juga menggandeng pemerintah setempat dan jajaran TNI.

”Patroli ini digelar rutin setiap malam dari tingkat Polres maupun jajaran Polsek. Sasarannya menyambangi kampung-kampung dan perumahan untuk menjalin komunikasi sosial dengan warga masyarakat”, ungkapnya.

Patroli dimulai pukul 00.00 dan berakhir pukul 05.00. Pada hari Minggu (10/2) sekitar 03.00-03.30, Kapolres Kudus bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kudus  melaksanakan kegiatan Gugah Kamling di Perum Pakis Indah RT 4/RW 7 Desa Jepang Pakis, Jati. Sebelumnya, pada 01.50 - 02.30 Kapolres Kudus AKBP Saptono melaksanakan kegiatan serupa di Perum Sumber Indah DesaTenggeles Kecamatan Mejobo.

”Kami akan giatkan patroli keliling dan juga Gugah Kampling. Sehingga warga pemilik kendaraan yang parkir di luar rumah merasa aman”, ujarnya.

Terciptanya situasi Kamtibmas, diakuinya tak bisa lepas dari peran serta masyarakat sekitar. Adanya kegiatan ini kami berharap tercipta kerjasama yang baik antara masyarakat dan Polri dalam menjaga keamanan Kudus sehingga terwujud situasi aman tertib dan terkendali.

”Meskipun demikian, warga harus tetap waspada. Utamanya yang punya kendaraan di luar,” katanya.

Pihaknya minta untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mendapati potensi gangguan keamanan. Kenali ciri-ciri fisik dan catat identitas pelaku seperti nomor kendaraan dan lainnya untuk segera dilaporkan pada petugas.”Hindari tindakan main hakim sendiri,” tutupnya.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia