Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Terekam CCTV, Arsip Keuangan Setda Grobogan Digondol Maling

12 Februari 2019, 09: 35: 43 WIB | editor : Ali Mustofa

DIJAGA: Anggota Polsek Purwodadi melakukan pengamanan untuk pemeriksaan di ruang penyimpanan arsip di lantai II kantor Setda Grobogan kemarin.

DIJAGA: Anggota Polsek Purwodadi melakukan pengamanan untuk pemeriksaan di ruang penyimpanan arsip di lantai II kantor Setda Grobogan kemarin. (POLSEK PURWODADI FOR RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Ada-ada saja ulah pencuri ini. Dia tidak mencuri barang elektronik atau benda yang mudah dijual lainnya di kantor Setda Grobogan. Namun, maling ini mencuri berkas arsip keuangan yang ada di gudang penyimpanan arsip di lantai II kantor Setda Grobogan.

Aksi pencurian di gedung sebelah timur kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Grobogan ini, awalnya diketahui salah satu pegawai kemarin pagi. Dia merasa curiga dengan kondisi jendela yang terbuka. Selain itu, ruang yang juga digunakan untuk kantor Koperasi Praja Sejahtera juga terbuka. Dimungkinkan pencuri beraksi kemarin malam.

Setelah diteliti, ada beberapa tumpukan berkas perbendaharaan keuangan penting yang hilang digondol maling. Beberapa berkas berserakan di lantai. Beberapa di antaranya ada yang di kursi dan lemari berkas.

Atas kejadian itu, BPPKAD Grobogan melapor ke Polsek Purwodadi. Mendapatkan laporan tersebut, Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Purwodadi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya memasang police line untuk kemudian melakukan pemeriksaan.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Purwodadi Iptu Ketut Sudiarta langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengadakan pemeriksaan dan dibantu Tim Inafis dari Polres Grobogan.  Dalam pemeriksaan tersebut terungkap, pelaku masuk ruangan dengan merusak engsel jendela.

Dari pemeriksaan itu, juga diketahui barang-barang yang hilang hanya berkas milik bidang keuangan dan perbendaharaan. Tidak ada benda-benda lain yang ikut hilang.

”Motif yang digunakan, pelaku masuk ke ruangan ini melalui jendela. Pelaku merusak pengunci jendela dengan cara mencongkel. Didapatkan juga keterangan bahwa arsip-arsip bagian pembendaharaan dan keuangan hilang,” kata Ketut.

Dia menambahkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Seluruh saksi-saksi dan pihak BPPKAD juga dimintai keterangan untuk mengetahui titik terang dari kasus ini. Dirinya mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. Sebab, masih melakukan pemeriksaan TKP. Termasuk perlu meminta keterangan dari sejumlah saksi.

”Untuk jumlah kerugian kami belum bisa memperkirakan, karena barang yang hilang hanya berupa arsip-arsip,” terangnya.

Sementara itu, aksi pencurian tersebut terekam CCTV di lingkungan Setda Grobogan. Pencuri yang diduga lebih satu orang tersebut, menggunakan kendaraan roda empat untuk mengangkut arsip. Sebab, arsip yang diambil banyak. Arsip yang dicuri diduga mulai 2015 sampai 2018.

”Arsip yang diambil banyak. Kalau diambil orang satu nggak kuat,” kata PNS di lingkungan Setda Grobogan yang enggan disebutkan namanya.

(ks/mun/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia