Kamis, 27 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Features
Shaummy Ariendra Isnandar, Striker Persijap

Dilirik Pelatih Tim Nasional Berkat Video Bermain Sepak Bola

09 Februari 2019, 08: 17: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

TEMBUS GARUDA: Shaummy Ariendra Isnandar (kanan bawah) bersama para pemain lainnya saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia putri di Depok, Jawa Barat.

TEMBUS GARUDA: Shaummy Ariendra Isnandar (kanan bawah) bersama para pemain lainnya saat mengikuti seleksi Timnas Indonesia putri di Depok, Jawa Barat. (DOK. PRIBADI)

Share this      

Bukan sembarang orang bisa mengenakan kostum sepak bola dengan logo garuda di dada. Selangkah lagi, Shaummy Ariendra Isnandar mewujudkan mimpinya. Membela negara. Dengan bergabung jadi penggawa Timnas Indonesia.

 VEGA MA’ARIJIL ULA, Jepara

 DENGAN gesit, Shaummy mengolah si kulit bundar. Di hadapan 29 pemain lainnya. Yang juga mengikuti seleksi Timnas Indonesia putri. Meski itu hanya sebatas latihan. Shaummy serius menunjukkan kemampuan olah bola.

Maklum, setiap hari skill-nya terus dipantau oleh tim pelatih. Yang dipimpin oleh Rully Nere, mantan penggawa Timnas Indonesia. Setiap pagi dan sore latihan. Mulai dari fisik, teknik, dan permainan.

Perempuan kelahiran Jepara, 19 Januari 1998 ini memang harus serius. Menampilkan bakat terbaiknya. Agar bisa menembus skuat Timnas Indonesia putri. Karena, tak semua pemain punya kesempatan menembus tim Garuda putri. Bahkan untuk ikut seleksi pun tak mudah.

Tembusnya Shaummy ke seleksi yang digelar di Sawangan, Depok, Jawa Barat itu tak lepas dari peran Presiden Persijap Esti Puji Lestari. Esti yang mengirimkan video Shaummy bermain sepak bola kepada tim pelatih Timnas Indonesia putri.

Jalan menuju skuat Garuda putri akhirnya terbuka. Bakat Shaummy dilirik oleh tim pelatih. Lalu dipanggil untuk mengikuti seleksi. Yang digelar sejak 16-31 Januari 2019. Hasilnya memang tak langsung diketahui. Karena masih ada tahapan seleksi lagi pada pertengahan bulan ini.

Bakat Shaummy di olahraga sepak bola sudah nampak sejak kecil. Bakat itu juga turun dari sang ayah. Yang berkecimpung di dunia sepak bola. Yakni, Aris Isnandar yang kini juga sebagai pengurus Persijap Jepara.

Dari sang ayah itu pula, Shaummy tertarik dengan sepak bola. Sejak kecil sering diajak sang ayah ke stadion. Baik untuk sekadar melihat latihan, atau menonton Persijap bertanding. Lama-lama, Shaummy gatal juga ingin ikut menendang bola.

Mulailah dia latihan sepak bola. Di lapangan yang letaknya di depan rumahnya. Bersama sang ayah. Gayung bersambut. Kedua orang tuanya mendukung penuh ketika Shaummy memutuskan terjun di dunia sepak bola.

Meski awalnya latihan di lapangan sepak bola, karirnya justru mulai beranjak dari futsal. Ketika masih duduk di bangku SMA, Shaummy mengikuti turnamen Futsal Putri Jawa Tengah 2015. Dia langsung menyabet gelar best player pada turnamen tersebut.

Dari situlah, Shaummy kemudian beranjak ke sepak bola. Dengan bergabung menjadi pemain Persijap Kartini. Yang dibentuk oleh Presiden Persijap Esti Puji Lestari. Di Persijap Kartini, Shaummy dipercaya menjadi juru gedor. Hingga memperkuat Persijap Kartini di beberapa kejuaraan. Meskipun belum sempat mengantarkan juara.

Sebagai perempuan, Shaummy tak pernah minder ketika bermain sepak bola. Justru sebaliknya, bangga. Karena, tidak hanya laki-laki yang bisa berkecimpung di olahraga tersebut. Shaummy membuktikan kalau perempuan juga bisa.

”Kalau cowok bisa, cewek juga harus bisa. Sedikit banyak R A Kartini, Ratu Shima, dan Ratu Kalinyamat menginspirasi saya,” sambungnya.

Bakat yang dimiliki Shaummy juga diakui oleh Presiden Persijap Esti Puji Lestari. Bagi Esti, Shaummy merupakan pemain dengan skill tinggi. ”Shaummy itu bagus. Sejak 2016 sudah bergabung bersama Persijap Kartini. Pernah jadi kapten tim Putri Jateng di Piala Nusantara,” jelas Esti. (*)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia