Kamis, 27 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Putar Balik, Kendaraan Melanggar Dikejar dan Ditilang

Tindak 46 Pelanggaran, Satu Diduga Bodong

05 Februari 2019, 11: 48: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

DIDUGA BODONG: Anggota Satlantas Polres Grobogan mengamankan satu kendaraan sepeda motor yang diduga bodong saat razia kemarin.

DIDUGA BODONG: Anggota Satlantas Polres Grobogan mengamankan satu kendaraan sepeda motor yang diduga bodong saat razia kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI – Satlantas Polres Grobogan berhasil menindak 46 pelanggar lalu lintas saat dilaksanakan jalan raya Purwodadi-Solo di kawasan letter S, Kecamatan Toroh. Saat razia tersebut mengamankan satu kendaraan sepeda motor diduga bodong tanpa dilengkapi surat kendaraan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Grobogan Iptu Joko Susilo menyatakan, satu kendaraan yang diamankan karena mencurigakan. Kendaraan tersebut terlihat melaju dari arah utara (Purwodadi) menuju ke Solo. Begitu tahu ada razia, pengendara ini langsung putar balik.

”Kami merasa curiga, anggota langsung lakukan pengejaran dan berhasil menghentikan pengendara,” kata Iptu Joko Susilo.

Ketika ditanya, pengendara tersebut memberikan keterangan berbelit-belit. Kemudian, petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan fotokopi KTP atas nama Budi Santoso dan SIM B1 palsu dengan foto pria tersebut.

 Selain itu, dalam dompet ditemukan 2 buah KTP asli namun identitasnya berbeda, beberapa kartu ATM dengan nama berbeda dan 3 buah STNK dengan data berbeda. Di dalam jok sepeda motor ada 2 pasang plat nomor kendaraan yang berbeda angkanya. Kemudian, ada satu HP yang dibawa pengendara yang dalam posisi terkunci. Saat diminta membuka, pengendara ini tidak tahu pola kunci HP tersebut.

”Dari barang bukti yang ditemukan, kita duga pengendara ini terindikasi pelaku tindak pidana. Selanjutnya, pengendara ini berikut barang buktinya, kita serahkan ke Satreskrim guna pemeriksaan lebih lanjut,” terang dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan sementara, pengendara itu mengaku bernama Mohadi, 47, warga Kecamatan Gajah, Demak. Dari keterangannya, motor tersebut merupakan hasil pencurian di wilayah Semarang. Sedangkan HP merupakan hasil pencurian di wilayah Kudus.

”Saat ini, pelaku itu kita bawa ke Kudus untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Kasat Lantas AKP Panji mengapresiasi jajaran unit Turjawali Satlantas Polres Grobogan yang berhasil mengungkap pelaku tindak pidana tersebut. Dirinya menyampaikan tujuan razia lalu lintas selain menekan angka pelanggaran dan kecelakaan juga mencegah terjadinya tindak pidana  atau percobaan tindak pidana.

”Kami menghimbau partisipasi masyarakat untuk tidak memposting adanya razia kepolisian karena hal tersebut bisa membantu pelaku tindak pidana yang mungkin akan melewati lokasi razia setelah melihat postingan di Media Sosial, pelaku bisa menghindar sehingga merugikan masyarakat,” himbau Kasat Lantas.

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia