alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah

05 Februari 2019, 08: 24: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

Sutini, S.Pd.I.; Guru MI Islamiyah Sumber Rembang

Sutini, S.Pd.I.; Guru MI Islamiyah Sumber Rembang (dok pribadi for radar kudus)

Share this      

DALAM dunia pendidikan karakter sangat dibutuhkan peserta didik untuk membentuk pribadi yang baik, bijaksana, jujur, bertanggung jawab dan bisa menghormati orang lain. Karakter adalah watak atau sifat, akhlak ataupun kepribadian yang membedakan seorang individu dengan individu lainnya. Karakter dapat dikatakan sebagai keadaan sebenarnya dari dalam diri seorang individu yang membedakan antara dirinya dengan individu lain.

   Bentuk kegiatan manusia yang didalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Siapa yang harus melakukan pendidikan karakter?

Pemerintah telah menerbitkan Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). PPK merupakan kebijakan pendidikan yang tujuan utamanya adalah untuk mengimplementasikan Nawacita Presiden Joko Widodo–Jusuf Kalla dalam sistem pendidikan nasional. Kebijakan PPK ini terintegrasi dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yaitu perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi lebih baik.

Nilai-nilai utama PPK adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas. Nilai-nilai ini  ingin  ditanamkan  dan dipraktikkan melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dan diterapkan di seluruh sendi kehidupan di sekolah dan masyarakat. PPK lahir karena kesadaran akan tantangan ke depan yang semakin kompleks dan tidak pasti, namun sekaligus melihat ada banyak harapan bagi masa depan bangsa. Hal ini menuntut lembaga pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik secara keilmuan dan kepribadian, berupa individu-individu yang kokoh dalam nilai-nilai moral, spiritual dan keilmuan.

Pendidikan karakter adalah program pendidikan nasional di Indonesia terutama di Kabinet Pembangunan Indonesia Bersatu II. Pembentukan karakter peserta didik tergantung pada aspek penekanannya diantaranya yang umum dikenal adalah pendidikan moral, pendidikan nilai, pendidikan relegius, pendidikan budi pekerti dan pendidikan karakter.

Disadari bahwa pendidikan karakter perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Di sekolah siswa perlu mendapatkan pembinaan karakter yang baik, orang tua dan orang dewasa perlu memberikan keteladanan yang pantas ditiru oleh anak.

Pendidikan karakter sangat penting sekali. Pembentukan karakter akan menentukan bagaimana orang itu menjalani hidup. Karakter ada yang positif dan ada yang negatif. Penanaman karakter positif sangat diperlukan. Mulai kecil anak harus dibimbing diajari untuk mempunyai karakter yang positif. Supaya menjadi modal anak itu untuk menjalani kehidupan di masa yang akan datang. Anak harus mempunyai karakter yang kuat, berani dan tidak mudah menyerah.

   Karakter positif harus selalu diterapkan dimanapun kita berada. Sebab, manusia yang tidak mempunyai karakter positif, akan menimbulkan masalah dan tidak bisa mendapatkan solusi dari sebuah masalah. Pendidikan karakter anak jadi kurang. Namun dalam pembentukan karakter pertama adalah orang tua. Pendidikan karakter yang paling banyak pengaruhnya adalah pengajaran dari orang tua. Anak hanya menerima dan tidak bisa menolak segala ilmu yang diberikan ketika balita dan kasih sayang orang tua yang paling berperan dalam menemukan karakter anak supaya tidak terjerumus hal-hal yang negatif.

Adakalanya orang-orang di lingkungannya banyak yang berkarakter negatif, anak bisa terbawa lingkungan tersebut. Oleh karena itu pendidikan karakter tidak hanya diperlukan di sekolah saja tetapi juga di lingkungan keluarga. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP