Minggu, 24 Feb 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Buron Tiga Bulan, Tersangka Illegal Logging Akhirnya Diringkus

02 Februari 2019, 12: 06: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

DISITA: Tumpukan kayu hasil penyitaan kasus illegal logging di Gembong kemarin.       

DISITA: Tumpukan kayu hasil penyitaan kasus illegal logging di Gembong kemarin.        (DOK POLSEK GEMBONG)

GEMBONG – Satu tersangka kasus illegal logging yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) sejak oktober lalu berhasil diringkus petugas Polsek Gembong kemarin. Suroso, 39, warga Desa Sukobubuk, Margorejo dibekuk petugas di rumahnya setelah menjadi buron selama tiga bulan.

Pelaku buron tersebut diringkus oleh Polsek Gembong pada Kamis (31/1) pukul 16.00. Pelaku telah menjadi buron kasus illegal logging di Desa Bermi, Gembong selama 3 bulan. Petugas terus melaksanakan penyelidikan. Ketika tersangka berada di rumahnya, petugas langsung bergerak meringkus dan mengamankan ke Polsek Gembong.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kasubbag Humas IPTU Agung Suhariono menuturkan, saat ini tersangka buron kasus illegal logging sudah ditangani petugas. Pihaknya kini masih meminta keterangan Suroso, tersangka buron yang telah diamankan. Sedangkan tiga tersangka lainnya yang terlebih dahulu diamankan yakni Kas, Sukarmin, dan Kasmin sudah dalam proses hukum.

Agung menjelaskan, kasus illegal logging tersebut terjadi di petak 5C turut Desa Bermi, Kecamatan Gembong Senin (8/10) lalu. Pengungkapan kasus illegal logging tersebut berawal pada penemuan tunggak kayu jati pada Sabtu (15/9) lalu. Lalu petugas gabungan melaksanakan patroli sehingga Senin (8/10) pukul 04.00 menemukan satu truk pengangkut kayu jati melintas di sekitar petak itu.

Saat dilakukan pemeriksaan, truk K 1417 MH yang dikemudikan Kas dan tersangka buron yang sudah ditangkap Suroso tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen. Tersangka Kas beserta truk berisi 20 batang kayu jati itu diamankan di Mapolsek Gembong. Sedangkan Suroso yang menjadi buron tiga bulan sudah diamankan Kamis (31/1).

Atas penangkapan tersebut, polisi menyelidiki lagi dan mengamankan lagi satu truk K 1432 VH pengangkut kayu mahoni dikemudikan Sukarmin, 36, dan Kasmin, 40, warga Desa Sukobubuk, Margorejo. Sama seperti pelaku pembalakan liar kayu jati, pelaku pembalakan liar kayu mahoni juga tak dapat menunjukkan domumen resmi sehingga truk berisi 10 batang kayu mahoni dan pengemudinya diamankan.

Total kerugian dari pencurian kayu jati dan mahoni dari petak hutan turut Desa Bermi, Gembong tersebut ditaksir mencapai Rp 8 juta. Berdasarkan keterangan para tersangka, baru pertama mencuri kayu itu dan akan dijual ke daerah Pati selatan. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 82 ayat 1 huruf b UU 18/2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,” katanya.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia