alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Jika Sungai Juwana Meluap, Bupati Ingatkan Warganya Soal Ini

31 Januari 2019, 10: 49: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDULI: Bupati Pati Haryanto berdialog dengan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kayen-Sukolilo kemarin.

PEDULI: Bupati Pati Haryanto berdialog dengan warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kayen-Sukolilo kemarin. (DOK HUMAS PEMKAB PATI)

Share this      

KAYEN – Bupati Pati dan jajarannya meninjau lokasi banjir di Kecamatan Kayen dan Kecamatan Sukolilo. Di lokasi banjir, Haryanto yang didampingi Wabup Safin memberikan bantuan dan mengingatkan warga jika air di Sungai Juwana meluap, maka warga harus secepatnya mengevakuasikan barang dan mengungsi.

Haryanto mengunjungi salah satu bangunan yang kebanjiran di jalan Kayen-Sukolilo dan di Dukuh Penggingwangi, Desa Kasihan, Kecamatan Sukolilo. Dalam peninjauan banjir tersebut, ia juga ingin memastikan kebenaran di lapangan tentang informasi musibah banjir.

“Saya ingatkan masyarakat jangan sampai termakan informasi yang belum jelas kebenarannya terkait banjir. Terlebih, seperti di Kayen maupun di Dukuhseti yang sudah kami tinjau, beberapa hari sebelumnya, banjir memang kerap datang setiap tahunnya, bahkan masyarakat pun menganggap banjir ini hal yang biasa. Meski demikian, pemkab terus mengupayakan solusi terbaik untuk penanggulangan banjir,” jelasnya.

Ia mengingatkan warga untuk segera bersiap-siap jika luapan air di Sungai Juwana kian bertambah. Ia meminta warga yang menjadi langganan banjir untuk mengevakuasi barang-barang ke tempat tinggi dan mengungsi supaya aman. Selain itu, terkait pengawasan cuaca, Pemkab Pati juga telah berkoordinasi dengan BMKG. Hal ini perlu dilakukan, mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.

Meski musim penghujan diperkirakan sudah lewat ketika pemilihan umum serentak April 2019 mendatang, Pemkab Pati tetap akan tetap bersiaga. Bila saat pelaksanaan pemilu masih terjadi banjir, maka akan dilakukan evakuasi korban banjir. Pihaknya akan menyiapkan armada untuk memfasilitasi agar masyarakat tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

“Namun kami berharap banjir segera surut supaya masyarakat bisa beraktivitas kembali. Walaupun demikian, masyarakat harus tetap waspada saat intensitas hujan tinggi,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP