Kamis, 27 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

16 Tim Sepak Bola U-21 Berebut Piala Bupati  

30 Januari 2019, 10: 12: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

RESMI DIBUKA: Bupati Blora Djoko Nugroho menendang bola di Lapangan Kridaloka, Kecamatan Jepon sebagai pertanda Bupati Cup 2019 dimulai.

RESMI DIBUKA: Bupati Blora Djoko Nugroho menendang bola di Lapangan Kridaloka, Kecamatan Jepon sebagai pertanda Bupati Cup 2019 dimulai. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Sebanyak 16 klub bertarung dalam turnamen sepak bola U-21 bertajuk Bupati Cup 2019. Turnamen itu menjadi salah satu wadah untuk menjaring pemain muda guna memperkuat Persikaba Blora.

Bupati Blora Djoko Nugroho membuka langsung turnamen yang bertempat di Lapangan Kridaloka, Kecamatan Jepon itu. Bupati yang akrab disapa Kokok ini secara simbolis menendang bola di tengah lapangan. Pertanda turnamen tersebut sudah dimulai.

Dari 16 klub yang peserta turnamen, panitia membagi menjadi dua grup. Masing-masing grup terdiri dari delapan klub. Sedangkan tempat pertandingan juga dibagi menjadi dua. Di Lapangan Kridaloka, Kecamatan Jepon dan Lapangan Garuda, Kecamatan Jati.

Manajer Persikaba Prayogo Nugroho menyampaikan, pelaksanaan turnamen Bupati Cup U-21 ini dilatarbelakangi kerinduan warga Blora tentang prestasi sepak bola. Sekaligus untuk mencari pemain-pemain muda berbakat yang akan direkrut menjadi pemain baru Persikaba Blora.

”Bupati Cup ini merupakan momentum untuk seleksi awal. Target kami 2019 ini nanti Persikaba bisa masuk Liga 3. Rencananya pemain lokal lima puluh persen dan pemain nasional lima puluh persen. Setelah Bupati Cup ini, rencana kita akan melakukan seleksi pemain nasional yang belum mendapatkan klub untuk bisa bergabung ke Persikaba,” ucapnya.

Bupati Djoko Nugroho berharap semua klub menjunjung tinggi sportivitas dalan turnamen tersebut.

Bupati dalam kesempatan ini melakukan tendangan pertama sebagai dimulainya turnamen. Diharapkan, semua bisa berjalan lancar serta menjunjung tinggi sportivitas. ”Sepak bola bukan hanya menang atau kalah. Tapi pendewasaan diri dan sportivitas,” tegasnya.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia