Minggu, 24 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Rembang
HUT ke-5 PT Semen Gresik Pabrik Rembang

Jadi Contoh Industri Semen Ramah Lingkungan

12 Januari 2019, 00: 09: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

SYUKURAN: Suasana istighostah dalam ulang tahun ke-5 PT Semen Gresik pabrik Rembang di masjid setempat kemarin.

SYUKURAN: Suasana istighostah dalam ulang tahun ke-5 PT Semen Gresik pabrik Rembang di masjid setempat kemarin. (SEMEN GRESIK FOR RADAR KUDUS)

REMBANG - PT Semen Gresik Pabrik Rembang terus didorong menjadi percontohan industri hijau bisnis persemenan di Indonesia. Selain membukukan laba, SG juga diharapkan mampu tumbuh bersama masyarakat. Juga komitmen tetap ramah lingkungan.

Hal ini disampaikan Komisaris PT Semen Gresik Widodo Santoso saat kegiatan Sema'an Alquran dan sujud syukur dalam rangka HUT ke-5 PT Semen Gresik di masjid pabrik Semen Gresik Rembang kemarin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirut PT Semen Gresik Mukhamad Saifudin dan jajarannya, ulama, serta puluhan penghafal Alquran dari Kota Garam.

Setelah kegiatan mengkhatamkan Alquran dan sujud syukur dilanjutkan pemotongan tumpeng serta tausiyah dari Kyai Amiron. Dalam agenda yang juga merupakan pembuka rangkaian kegiatan HUT ke-5 Semen Gresik itu, Dirut, jajaran Direksi dan Komisaris PT Semen Gresik melakukan penandatanganan sak semen produksi terakhir tahun 2018.

Widodo Santoso berharap Pabrik Rembang mampu jadi pionir industri hijau semen di Indonesia. Bahkan kawasan Asia Tenggara. Selama ini, upaya menuju industri ramah lingkungan tersebut sudah dilakukan. Menurutnya harus terus ditingkatkan dengan berbagai langkah inovatif.

"Kami mampu karena desain Pabrik Rembang merupakan salah satu yang terbaik dan paling mutakhir di Indonesia," kata Widodo, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Widodo juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Dirut Semen Gresik dan jajarannya. Kinerja pada 2018 sangat cemerlang. Meski baru 1,5 tahun beroperasi, namun Semen Gresik Pabrik Rembang mampu membukukan laba hingga 103 persen.

Widodo mewanti-wanti agar seluruh jajaran Semen Gresik bisa terus meningkatkan kinerjanya. Sebab tantangan 2019 sangat berat. Selain karena faktor kelebihan pasokan semen hingga 37 juta ton secara nasional. Juga kehadiran kompetitor yang agresif merebut pangsa pasar semen di Tanah Air.

"Kuncinya kebersamaan dan komunikasi. Lalu efisiensi biaya. Perketat pengawasan. Jaga stabilitas produksi dan lain sebagainya," pesannya.

Sementara itu, Dirut PT Semen Gresik Mukhammad Saifudin mengapresiasi kinerja jajarannya. Kinerja selama 2018 tersebut merupakan modal yang baik untuk menghadapi tantangan pada tahun ini.

Pihaknya sudah menyiapkan berbagai langkah strategis agar kinerja selama tahun ini lebih cemerlang. Beberapa di antaranya seperti strategi integrasi supplay chain, maksimalisasi kapasitas, perubahan produk yang sesuai permintaan pasar hingga efisiensi biaya di segala lini.

"Ongkos produksi kami harus dihemat agar mampu bersaing dengan yang lain. Kami tingkatkan juga rilis produk ke pasaran. Dan tak kalah pentingnya komunikasi yang lebih terstruktur dan massif dengan berbagai stakeholder," jelasnya.

Saifudin memprediksi tingkat permintaan pasar tahun ini, tak akan setinggi tahun lalu. Kisarannya di bawah angka 5 persen. Meski begitu, pihaknya tetap optimis mampu mengulangi kesuksesan yang sudah ditorehkan bahkan lebih tinggi dari capaian tahun lalu.

"Mari hadapi tantangan tahun ini dengan percaya diri, pantang menyerah, kebersamaan dengan niatan memberikan yang terbaik untuk perusahaan, masyarakat, bangsa dan negara. Kita niatkan juga untuk ibadah," tandas Saifudin.

(ks/ful/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia