Rabu, 26 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Sekap Korban Beserta Keluarganya, Perampok Gasak Uang Ratusan Juta

11 Januari 2019, 00: 17: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

DISELIDIKI: Petugas Mapolres Pati melakukan olah TKP perampokan di rumah Heri, Desa Panjunan, Kota, Pati, kemarin.

DISELIDIKI: Petugas Mapolres Pati melakukan olah TKP perampokan di rumah Heri, Desa Panjunan, Kota, Pati, kemarin. (DOK POLRES PATI)

Share this      

PATI -  Rumah Heri Mulyono, 58, dirampok kawanan perampok kemarin pagi. Kawanan perampok menyekap penjaga dan korban beserta keluarganya di Dukuh Ngeluk, Desa Panjunan, Kota. Akibatnya pengusaha burung walet dan kacang kulit itu merugi hingga Rp 300 juta.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa perampokan itu terjadi pukul 02.00 dini hari kemarin. Saat korban tidur. Mulanya, pelaku yang berjumlah lima orang tiba-tiba dari arah belakang rumah korban. Mereka menuju ke depan pos penjagaan. Tanpa basa-basi, para pelaku dengan wajah tertutup menodongkan sanjata tajam jenis parang. Salah satu pelaku juga menodongkan pistol ke penjaga rumah.

Para pelaku lantas mengikat kaki dan tangan dua penjaga rumah korban menggunakan tali rafia dan kain. Setelah itu, pelaku menyekap mulut penjaga menggunakan lakban. Kedua penjaga tersebut tak dapat berkutik. Usai melumpuhkan pos penjagaan, kelima pelaku lantas menuju ke rumah korban.

Keempat pelaku masuk ke rumah korban. Satu pelaku berjaga-jaga di luar. Keempat pelaku tersebut masuk rumah korban lewat jendela dan menuju kamar korban. Lantaran terkunci, pelaku mendobrak pintu kamar korban. Sontak kejadian itu mengagetkan korban dan istrinya.

“Korban juga disekap oleh para pelaku. Seperti menyekap penjaga. Mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali. Menutup mulut korban menggunakan lakban. Sementara itu istri korban tidak disekap. Disuruh menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga,” ungkap Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto kemarin.

Karena ketakutan, istri korban lantas menunjukkan lemari tempat menyimpan barang-barang berharga. Pelaku langsung menyikat emas, jam tangan, serta uang tunai dolar amerika dan uang ringgit malaysia. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 300 juta.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP. Saat ini pelaku dalam proses penyelidikan dan akan kami kejar,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Menurutnya kasus 356 itu modusnya mengikat penjaga rumah dengan lakban dan menodongkan sajam dan senjata api. Pelaku merampok rumah korban dini hari ketika lingkungan sekitar sepi. 

(ks/put/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia